<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: “Perguruan Tinggi Desa (PTDes)”</title>
	<atom:link href="http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html</link>
	<description>Mimpi dan Jalan Kemandirian Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 22:37:50 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: Reo Sambodo</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-841</link>
		<dc:creator>Reo Sambodo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 22:37:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-841</guid>
		<description>cukup menarik gagasan PTdes..bagaimana jika ada motivator yang berperan di dalam PTdes sehingga masyarakat desa tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi mereka memiliki semangat juang untuk melakukan perubahan bagi desa pada khususnya dan bangsa pada umumnya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cukup menarik gagasan PTdes..bagaimana jika ada motivator yang berperan di dalam PTdes sehingga masyarakat desa tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi mereka memiliki semangat juang untuk melakukan perubahan bagi desa pada khususnya dan bangsa pada umumnya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sabril</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-490</link>
		<dc:creator>sabril</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 13:29:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-490</guid>
		<description>asalamualaikum wr.wb..
    Menurut saya ide bapak sangat mulia, Desa memang harus dikembangkan agar menjadi sesuatu yang baik, yang pada akhirnya dapat menjadi kebanggan bangsa.
    Para pemuda desa mungkin selama ini jauh mengetahui akan ilmu yang terus berkembang, maka dari itu Perguruan Tinggi Desa sangatlah dibutuhkan di desa.para pemuda akan mendapat ilmu dari para pengajar dan juga berbagai hal-hal baru yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
    Keadaan ini akan lebih baik lagi jika ditunjang dengan sarana dan prasarana yang cukup lengkap.dengan begitu pemuda yang belajar didesanya sendiri, sudah pasti akan termotivasi untuk membangun desanya agar menjadi desa mandiri dan maju.
salam sukses..
sabril/10051011</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asalamualaikum wr.wb..<br />
    Menurut saya ide bapak sangat mulia, Desa memang harus dikembangkan agar menjadi sesuatu yang baik, yang pada akhirnya dapat menjadi kebanggan bangsa.<br />
    Para pemuda desa mungkin selama ini jauh mengetahui akan ilmu yang terus berkembang, maka dari itu Perguruan Tinggi Desa sangatlah dibutuhkan di desa.para pemuda akan mendapat ilmu dari para pengajar dan juga berbagai hal-hal baru yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.<br />
    Keadaan ini akan lebih baik lagi jika ditunjang dengan sarana dan prasarana yang cukup lengkap.dengan begitu pemuda yang belajar didesanya sendiri, sudah pasti akan termotivasi untuk membangun desanya agar menjadi desa mandiri dan maju.<br />
salam sukses..<br />
sabril/10051011</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Winda Hendita S.(manajemen10051043)</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-486</link>
		<dc:creator>Winda Hendita S.(manajemen10051043)</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 10:40:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-486</guid>
		<description>Assalamualaikum,
pemikiran dan upaya pak awan untuk memajukan kecerdasan bangsa sungguh luar biasa..
sebenarnya jika para pemuda di desa didukung dengan sarana prasarana pasti mereka juga akan termotivasi dan bersemangat dalam menuntut ilmu.saya yakin mereka mempunyai kemampuan yang sama dengan orang kota yang didukung dengan fasilitas yang lengkap.untuk mewujudkan upaya ini memang harus didukung oleh berbagai pihak agar dapat terlaksana dengan baik.contohnya,pemerintah dan rekan rekan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum,<br />
pemikiran dan upaya pak awan untuk memajukan kecerdasan bangsa sungguh luar biasa..<br />
sebenarnya jika para pemuda di desa didukung dengan sarana prasarana pasti mereka juga akan termotivasi dan bersemangat dalam menuntut ilmu.saya yakin mereka mempunyai kemampuan yang sama dengan orang kota yang didukung dengan fasilitas yang lengkap.untuk mewujudkan upaya ini memang harus didukung oleh berbagai pihak agar dapat terlaksana dengan baik.contohnya,pemerintah dan rekan rekan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bocah getas</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-454</link>
		<dc:creator>bocah getas</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 09:03:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-454</guid>
		<description>mampir nich...
menarik sekali blog anda dan saya menyukainya..
salam....
oh ya ada sedikit info nich tentang &lt;a href=&quot;http://jabon.web.id/kayu-jabon&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; kayu jabon&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://jabon.web.id/bibit-jabon&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; bibit jabon&lt;/a&gt; semoga bermanfaat... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mampir nich&#8230;<br />
menarik sekali blog anda dan saya menyukainya..<br />
salam&#8230;.<br />
oh ya ada sedikit info nich tentang <a href="http://jabon.web.id/kayu-jabon" rel="nofollow"> kayu jabon</a> dan <a href="http://jabon.web.id/bibit-jabon" rel="nofollow"> bibit jabon</a> semoga bermanfaat&#8230; <img src='http://ekonomikerakyatan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rachman</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-406</link>
		<dc:creator>rachman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 03:19:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-406</guid>
		<description>hehehe, kalo saja banyak yang mengedepankan ide  dan berusaha mewujudkan ide tersebut, sayang seringnya kita terbawa arus pragmatisme, andai aku jadi bagian dari penguasa/pemerintahan aku akan ingat nggak ya cita2ku untuk mensejahterakan desa, hmmmm atau akupun akan terjerembab di lubang yang sama, tapi pada intinya saya setuja banget sama ini pendapat, mari kita sama2 berusaha merealisasikan cita2 luhur tersebut</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehe, kalo saja banyak yang mengedepankan ide  dan berusaha mewujudkan ide tersebut, sayang seringnya kita terbawa arus pragmatisme, andai aku jadi bagian dari penguasa/pemerintahan aku akan ingat nggak ya cita2ku untuk mensejahterakan desa, hmmmm atau akupun akan terjerembab di lubang yang sama, tapi pada intinya saya setuja banget sama ini pendapat, mari kita sama2 berusaha merealisasikan cita2 luhur tersebut</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aNt_east'H</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-388</link>
		<dc:creator>aNt_east'H</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 12:03:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-388</guid>
		<description>asalamualaikum,,,
hahaha,,,lama pak saya ga comment, bukannya saya menghindar setelah mengeluarkan pernyataan yang tidak enak itu tapi hanya saja saya belum menemukan ide yang bagus yang bisa saya sampaikan,,berarti saya punya utang ya pak...??he,,,tapi kini yang mau saya sampikan adalah hal yang sejalan dengan gagasan2 bapak,,setahun yang lalu saya masih merenungi nasib saya yang sungguh berbeda dengan kawan2 saya yang 50% masuk PTN dan PTS yang sangat populer semntara saya hanya kuliah ditempat yang sungguh bagi saya tempat yang angat asing dan terpencil dengan adat yang sangat jauh dari yang pernah saya dapat, tapi seiring berjalanya waktu saya sendiri sadar bahwa sahabat saya yang peringkat satu justru tak dapat  melanjutkan kuliah dia kini hanya bekerja di pabrik dan jauh dari kemewahan dan kenikmatan yang kita rasakan kini, dan ban yak keluarga seperti simbah2 sesepuh yang tinggal di tempat saya untuk memberikan dukungan kepada saya bahwasanya orang yang benar2 cerdas dimanapun letaknya pastri akan tetap menjadi mutiara sekalipun nyelip tempatnya, serta orang yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain,,dan kini yang menjadi pertanyaan besar bagi saya atas gagasan bapak adalah bagaimana kita membuat masyarakat desa itu tertarik dengan apa yang kita tawarkan kepadanya, seperti pengalaman orang banyak, setiap kali ada pelatihan yang dilakukan oleh salah seorang yang tinggal ditempat tersebut tidak akan membuat tertarik tetapi saat yang membetrikan pelatihan itu buak  orang asli sana maka akan tertarik bahkan mencari - carinya,,tetapi aya yakin bahwa orang2 yang tinggal di desa biasanya malah justru sangat senang dengan adanya informasi baru, karena mereka merasa telah tertinggal sehingga mereka berusaha untuk mencarinya dan akhirnya mereka malah menjadi lebih berkembang dari tempat2 yang pada awalnya telah berkembang dahulu...
itu saja pak wasalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asalamualaikum,,,<br />
hahaha,,,lama pak saya ga comment, bukannya saya menghindar setelah mengeluarkan pernyataan yang tidak enak itu tapi hanya saja saya belum menemukan ide yang bagus yang bisa saya sampaikan,,berarti saya punya utang ya pak&#8230;??he,,,tapi kini yang mau saya sampikan adalah hal yang sejalan dengan gagasan2 bapak,,setahun yang lalu saya masih merenungi nasib saya yang sungguh berbeda dengan kawan2 saya yang 50% masuk PTN dan PTS yang sangat populer semntara saya hanya kuliah ditempat yang sungguh bagi saya tempat yang angat asing dan terpencil dengan adat yang sangat jauh dari yang pernah saya dapat, tapi seiring berjalanya waktu saya sendiri sadar bahwa sahabat saya yang peringkat satu justru tak dapat  melanjutkan kuliah dia kini hanya bekerja di pabrik dan jauh dari kemewahan dan kenikmatan yang kita rasakan kini, dan ban yak keluarga seperti simbah2 sesepuh yang tinggal di tempat saya untuk memberikan dukungan kepada saya bahwasanya orang yang benar2 cerdas dimanapun letaknya pastri akan tetap menjadi mutiara sekalipun nyelip tempatnya, serta orang yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain,,dan kini yang menjadi pertanyaan besar bagi saya atas gagasan bapak adalah bagaimana kita membuat masyarakat desa itu tertarik dengan apa yang kita tawarkan kepadanya, seperti pengalaman orang banyak, setiap kali ada pelatihan yang dilakukan oleh salah seorang yang tinggal ditempat tersebut tidak akan membuat tertarik tetapi saat yang membetrikan pelatihan itu buak  orang asli sana maka akan tertarik bahkan mencari &#8211; carinya,,tetapi aya yakin bahwa orang2 yang tinggal di desa biasanya malah justru sangat senang dengan adanya informasi baru, karena mereka merasa telah tertinggal sehingga mereka berusaha untuk mencarinya dan akhirnya mereka malah menjadi lebih berkembang dari tempat2 yang pada awalnya telah berkembang dahulu&#8230;<br />
itu saja pak wasalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tri Utami</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-363</link>
		<dc:creator>Tri Utami</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 02:57:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-363</guid>
		<description>Assalamu’alaikum wr.wb..

PTDes is a good idea, I agree with this program..Education is complicated problem. If a nation is capable of creating good and quality education, then the nation will prosper, and the majority of citizens will earn enough. In such conditions, people can have a central role in providing education, while state or government only acts as a public policy makers and regulators.

Namun jika bangsa tidak mampu menciptakan pendidikan yang bermutu, dan warga yang kaya terbatas jumlahnya. Dalam kondisi demikian tidak mungkin peran utama pendidikan di tangan masyarakat. Jika itu terjadi, hanya anak orang kaya yang akan mendapat pendidikan yang bermutu, sedangkan mayoritas anak bangsa tidak sekolah, atau harus puas dengan pendidikan kurang bermutu. Lembaga pendidikan swasta dengan sendirinya menuntut bayaran yang sesuai dengan penyelenggaraan pendidikan bermutu dan itu mahal sehingga hanya anak orang kaya yang dapat menikmatinya.

Jika pendidikkan tidak  memadai dalam jangka waktu yang panjang, masalah kurangnya pendidikan akan mencelakakan bangsa. Akan terjadi polarisasi antara golongan kaya yang sedikit dengan golongan miskin yang banyak. Sebab, dalam negara sedang berkembang harus ada peran negara atau pemerintah yang kuat guna menjamin pendidikan bermutu, adil merata. 

INTI permasalahan pendidikan adalah kepemimpinan bangsa, tingkat pusat maupun daerah, yang kurang menyadari bahwa pendidikan adalah investasi utama suatu bangsa. Walaupun sering digembor-gemborkan tp jika pendidikan tidak berkualitas, non sense !!!! Tanpa pendidikan yang baik, masa depan bangsa akan celaka. Inilah yang sedang kita alami. 

Therefore, let us try the nation&#039;s leadership is aware of the significance of education as a major investment in the nation and are able to create revenue so it can support effectively the implementation of a quality school system and fairly evenly. Hopefully, the big steps of PTDes can be achieved….amiin ... ..

Wassalamu’alaikum…

Regard, 
tri utami 08061031</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum wr.wb..</p>
<p>PTDes is a good idea, I agree with this program..Education is complicated problem. If a nation is capable of creating good and quality education, then the nation will prosper, and the majority of citizens will earn enough. In such conditions, people can have a central role in providing education, while state or government only acts as a public policy makers and regulators.</p>
<p>Namun jika bangsa tidak mampu menciptakan pendidikan yang bermutu, dan warga yang kaya terbatas jumlahnya. Dalam kondisi demikian tidak mungkin peran utama pendidikan di tangan masyarakat. Jika itu terjadi, hanya anak orang kaya yang akan mendapat pendidikan yang bermutu, sedangkan mayoritas anak bangsa tidak sekolah, atau harus puas dengan pendidikan kurang bermutu. Lembaga pendidikan swasta dengan sendirinya menuntut bayaran yang sesuai dengan penyelenggaraan pendidikan bermutu dan itu mahal sehingga hanya anak orang kaya yang dapat menikmatinya.</p>
<p>Jika pendidikkan tidak  memadai dalam jangka waktu yang panjang, masalah kurangnya pendidikan akan mencelakakan bangsa. Akan terjadi polarisasi antara golongan kaya yang sedikit dengan golongan miskin yang banyak. Sebab, dalam negara sedang berkembang harus ada peran negara atau pemerintah yang kuat guna menjamin pendidikan bermutu, adil merata. </p>
<p>INTI permasalahan pendidikan adalah kepemimpinan bangsa, tingkat pusat maupun daerah, yang kurang menyadari bahwa pendidikan adalah investasi utama suatu bangsa. Walaupun sering digembor-gemborkan tp jika pendidikan tidak berkualitas, non sense !!!! Tanpa pendidikan yang baik, masa depan bangsa akan celaka. Inilah yang sedang kita alami. </p>
<p>Therefore, let us try the nation&#8217;s leadership is aware of the significance of education as a major investment in the nation and are able to create revenue so it can support effectively the implementation of a quality school system and fairly evenly. Hopefully, the big steps of PTDes can be achieved….amiin &#8230; ..</p>
<p>Wassalamu’alaikum…</p>
<p>Regard,<br />
tri utami 08061031</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mahardheva.P(08051010/manj/umby)</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-343</link>
		<dc:creator>mahardheva.P(08051010/manj/umby)</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 06:32:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-343</guid>
		<description>semoga setiap tujuan dan cita-cita yang di impikan oleh bangsa ini bisa tercapai,dengan setiap kerja keras kita dan semangat juang kita bersama.tanpa kebersamaan dan persatuan negara kita tetap terjajah oleh imperialisme cara baru.
semoga dengan PT des ini bisa mengangkat semangat orang2 desa yang merasa sekarang ini bahwa desa kurang memeberikan kesempatan hidup yang luas.
dengan PT des ini bisa menciptakan inivasi-inovasi baruuntuk menciptakan lapangan kerja dan pengetahuan baru sehingga para pemuda tidak perlu pergi ke kota untuk bekerja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semoga setiap tujuan dan cita-cita yang di impikan oleh bangsa ini bisa tercapai,dengan setiap kerja keras kita dan semangat juang kita bersama.tanpa kebersamaan dan persatuan negara kita tetap terjajah oleh imperialisme cara baru.<br />
semoga dengan PT des ini bisa mengangkat semangat orang2 desa yang merasa sekarang ini bahwa desa kurang memeberikan kesempatan hidup yang luas.<br />
dengan PT des ini bisa menciptakan inivasi-inovasi baruuntuk menciptakan lapangan kerja dan pengetahuan baru sehingga para pemuda tidak perlu pergi ke kota untuk bekerja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ardiyanto ape</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-334</link>
		<dc:creator>ardiyanto ape</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 17:27:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-334</guid>
		<description>aslkum... 

menanggapi artikel MIMPI NASIONALISASI...
waktu SMA pernah dengar kata2 privatisasi, liberalisasi, nasionalisasi. tapi itu belum terlalu ku pikirkan dalam2. baru setelah duduk di bangku kuliah, aku mulai paham perlahan2 urgensi tsb. yang ternyata banyak menimbulkan efek bagi perkembangan.

BUMN yang sebagian besar telah di privatisasi banyak menimbulkan reaksi bagi kalangan ekonom. UUD 45 telah mengingatkan  rakyat untuk menjaga sumber2 alam untuk jangan sampai di kuasai korporat asing, BUMN lah yang harus menguasainya.

Nasionalisasi harus segera di wujudkan demi kesejahteraan rakyat. Kisah di Venezuela dan Bolivia telah memvisualisasikan arti nasionalisasi. meskipun berdampak pada lengser nya pemimpin negri saat itu. Soekarno sudah pernah mengajukan program Nasionalisasi itu, namun yang terjadi, Soekarno justru jatuh. 

keberanian Soekarno, hendaknya di contoh bagi birokrat sekarang, nasionalisasi harus segera di realisasikan demi memenuhi janji UUD 45. UUD 45 adalah kiblat yang harus ditaati bagi para pemimpin negri. Indonesia harus punya kebranian dan ketegasan untuk menegakan nasionalisasi.

UU penanaman modal  menurut saya merupakan visualisasi liberalisme pemerintah untuk tidak setuju dengan nasionalisasi. Karena pemerintah justru mempermudah korporat asing melakukan penetrasi sekaligus mengakomodasi koporat asing itu di indonesia.

Rakyat hanya berharap dalam menyejahterakan rakyatnya hendaknya menggunakan prosedur yang sesuai dengan amanat konstitusi. Privatisasi harus segera dilawan dengan nasionalisasi. Supya indonesia memiliki stempel ketegasan dan keberanian di kancah dunia.

Jadi..... nasionalisasi harus segera direalisasikan dan ditafsirkan demi menyejahterakan rakyat dengan prosedur yang sudah dibuat (UUD45).

Gitu aja pak, koment dari saya ( maaf kalo secara substansi, barangkali berbeda dengan yang di artikel ) heee.

ArdiyantoAP/08051021/MANAJEMEN/UMBY

Wslkum Wr.Wb  

Ar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aslkum&#8230; </p>
<p>menanggapi artikel MIMPI NASIONALISASI&#8230;<br />
waktu SMA pernah dengar kata2 privatisasi, liberalisasi, nasionalisasi. tapi itu belum terlalu ku pikirkan dalam2. baru setelah duduk di bangku kuliah, aku mulai paham perlahan2 urgensi tsb. yang ternyata banyak menimbulkan efek bagi perkembangan.</p>
<p>BUMN yang sebagian besar telah di privatisasi banyak menimbulkan reaksi bagi kalangan ekonom. UUD 45 telah mengingatkan  rakyat untuk menjaga sumber2 alam untuk jangan sampai di kuasai korporat asing, BUMN lah yang harus menguasainya.</p>
<p>Nasionalisasi harus segera di wujudkan demi kesejahteraan rakyat. Kisah di Venezuela dan Bolivia telah memvisualisasikan arti nasionalisasi. meskipun berdampak pada lengser nya pemimpin negri saat itu. Soekarno sudah pernah mengajukan program Nasionalisasi itu, namun yang terjadi, Soekarno justru jatuh. </p>
<p>keberanian Soekarno, hendaknya di contoh bagi birokrat sekarang, nasionalisasi harus segera di realisasikan demi memenuhi janji UUD 45. UUD 45 adalah kiblat yang harus ditaati bagi para pemimpin negri. Indonesia harus punya kebranian dan ketegasan untuk menegakan nasionalisasi.</p>
<p>UU penanaman modal  menurut saya merupakan visualisasi liberalisme pemerintah untuk tidak setuju dengan nasionalisasi. Karena pemerintah justru mempermudah korporat asing melakukan penetrasi sekaligus mengakomodasi koporat asing itu di indonesia.</p>
<p>Rakyat hanya berharap dalam menyejahterakan rakyatnya hendaknya menggunakan prosedur yang sesuai dengan amanat konstitusi. Privatisasi harus segera dilawan dengan nasionalisasi. Supya indonesia memiliki stempel ketegasan dan keberanian di kancah dunia.</p>
<p>Jadi&#8230;.. nasionalisasi harus segera direalisasikan dan ditafsirkan demi menyejahterakan rakyat dengan prosedur yang sudah dibuat (UUD45).</p>
<p>Gitu aja pak, koment dari saya ( maaf kalo secara substansi, barangkali berbeda dengan yang di artikel ) heee.</p>
<p>ArdiyantoAP/08051021/MANAJEMEN/UMBY</p>
<p>Wslkum Wr.Wb  </p>
<p>Ar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: awan</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/%e2%80%9cperguruan-tinggi-desa-ptdes%e2%80%9d.html/comment-page-2#comment-330</link>
		<dc:creator>awan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 14:45:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=354#comment-330</guid>
		<description>Wah tujuan PTDes tu malah biar panennya jg lbh oke je mas..mas...he3</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah tujuan PTDes tu malah biar panennya jg lbh oke je mas..mas&#8230;he3</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

