Awan Santosa
Open lecture Ekonomi Kerakyatan saya di Universitas Mercu Buana Yogyakarta mulai menampakkan sinar terangnya. Salah satu mahasiswa mengirimkan komentar yang sungguh sejalan dengan yang saya pikirkan selama ini tentang “Bursa Koperasi”. Sepanjang perjalanan riset saya memang fenomena yang menonjol adalah terjadinya kontradiksi di antara organisasi ekonomi rakyat itu sendiri.
Satu koperasi rakyat di Putat, Gunungkidul berhasil menghimpun kapital demikian besarnya (aset mencapai 7 milyar) tapi stagnan dalam inovasi bisnisnya, sementara begitu banyak koperasi kecil di desa sekitar penuh dengan mimpi-mimpi dan solusi bisnis tetapi miskin dalam penguasaan kapitalnya. Bahkan di antara mereka hanya terpaut jarak 3 km ataupun 15 menit perjalanan yang begitu terjangkau. Tetapi sungguh jarak kemajuan dan kesadaran demikian menganga lebarnya. Banyak koperasi zonder ko-operasi.
Pemerintah, perbankan, dan LSM dalam dan luar negeri kiranya masih abai dengan situasi ini. Walhasil berbagai program pembangunan dan pemberdayaan selalu identik dengan penetrasi modal (utang) baru dari luar teritori dan kelembagaan yang sudah sarat dengan sumber daya tersebut. Akibatnya kemudian, kebersatuan ekonomi di antara organisasi rakyat terus lemah, ketergantungan finansial masih besar, kepasrahan atas pengaruh luar yang kuat, dan rakyat banyak terus saja membiayai kemakmuran yang dikecap oleh elit-elit korporasi di kota besar.
Hari ini hampir susah dijumpai satu desa yang bebas dari skim generik Pemerintah Pusat dan Bank Dunia melalui utang-utang lunaknya di berbagai program yang ada. Padahal sudah sejak lama desa dan kota-kota di sekitarnya penuh dengan para cerdik pandai, teknologi tepat guna, innovator, kapital, dan konsep-konsep yang sesuai dengan kearifan lokal. Bingkai NKRI bukan berarti selalu tergantung pada apa yang datang dari Jakarta, apalagi yang diprakarsai oleh segelintir elit di luar negeri. Lebih dari itu NKRI harus dibangun dengan tekad kuat untuk berdiri di atas kaki sendiri.
Kini jelas muasal dari ketertinggalan ekonomi rakyat dan koperasi yaitu lemahnya keterhubungan dan redupnya kesadaran yang memperlambat penguasaan atas pengetahuan dan teknologi. Di sinilah relevansi konsep Bursa Koperasi Rakyat (Bukr), sebagai alat persatuan di antara koperasi sejati (koperasi rakyat) yang berjuang untuk kemandirian ekonomi. Bursa ini akan menjadi lalu lintas modal, keahlian, pendidikan, dan kemitraan di antara mereka. Pada akhirnya mereka mampu duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan berbagai kekuatan dan kepentingan manapun, sehingga tidak lagi lemah dan tereksploitasi.
Berdirinya bursa ini pada setiap wilayah hendaknya buah dari kesadaran koperasi rakyat, sehingga inisiasi dan pengelolaannya dilakukan secara kolektif dengan melibatkan berbagai jenis koperasi rakyat yang ada. Terminologi koperasi rakyat disini saya gunakan untuk membedakan dengan koperasi semu yang tak lebih dari “persekutuan majikan”, yang berkembang pesat akhir-akhir ini. Manajemen operasional bursa dapat diserahkan kepada para professional aktivis yang sungguh-sungguh menaruh hati bagi kedigdayaan koperasi.
Pada awalnya bursa ini dapat didirikan di Yogyakarta dengan fasilitasi perguruan tinggi, Dekopin, dan organisasi independen pengemban amanat ekonomi konstitusi sepertihalnya Mubyarto Institute dan Sentra Ekonomi Kerakyatan (Sekra). Berbagai elemen fasilitator awal inilah yang akan memikul tugas mulia untuk menjadi konektor di antara koperasi rakyat yang selanjutnya akan menjadi tulang punggung maju mundurnya Bursa Koperasi Rakyat Yogyakarta.
sebagai seorang yang telah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, tidak sepantasnya jika kita hanya tinggal diam dan berpangku tangan saja….
jika kita tahu bahwa yang seharusnya menjadi dasar dan landasan di Indonesia kita tercinta ini adalah badan usaha bersama yang kita sebut sebagai Koperasi, lalu langkah apakah yang seharusnya kita tempuh?
menurut saya BUKRY, ide yang dicetuskan oleh pak Awan adalah salah satu usaha prefentif yang harus kita dukung keberadaannya,
kita juga adalah manusia-manusia yang telah dilahirkan dan dibesarkan di desa, sudah sepantasnya kita membangun, serta membesarkan desa tanah kelahiran kita.
tentu kita akan menangis jika suatu saat nanti desa kita benar benar penuh dengan kesengsaraan warganya, yang bisa kita lihat dengan masih banyaknya masyarakat miskin di desa kita tercinta ini, masih banyank pula warga kita ynag menjadi salah satu angka di deret pengangguran di negeri ini….
desa yang sebenarnya adalah awal kehidupan di dunia ini….
desa lah yang mempunyai sumber-sumber daya alam yang melimpah….
tidak hanya sumber daya alam yang dapat diperbaharui saja, tetapi juga kelimpahan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui….
seharusnya semua sadar, bahwa apa yang ada di kota-kota besar itu asalnya dari desa…..
kekayaan alam desa harusnya bisa di manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri…..
bukan hanya untuk dipasok ke kota-kota, untuk diproduksi oleh segelintir elit yang tidak memikirkan kesejahteraan dan nasib produsen yang sebenarnya (yaitu masyarakat desa, yang sebenarnya pula memiliki secara kolektif apa yang dikandung di dalam bumi desa mereka).
tetepi kenapa justru peng-kapling kaplingan yang malah merambah di sini?
pemprivatan sektor vital yang sebenarnya milik warga desa….
begitu ironis sekali ketika menyaksikan bahwa warga masyarakat yang memiliki SDA itu hidup dalam kesengsaraan dan begitu jauh dengan yang namanya kesejahteraan….
untuk itu seharusnya apa yang dikandung dalam bumi yang menjadi tempat tinggal warga itu bisa mensejahterakan mereka….
tidak hanya orang-orang yang hanya memikirkan diri sendiri saja yang pantas menikmati serta mengeruk, mengeksploitasi seluruh apa yang ada di dalam bumi itu, sumber mineral yang begitu vital dan penting untuk kelangsungan hidup ini….
sudah sepantasnya kita mendukung adanya BUKRY ini…. untuk mensejahterakan masyarakat desa, orang-orang yang kita cintai……
Assalmualaikum……….
Saya setuju dengan anggapan bapak tentang adanya bursa koperasi yang sudah mulai tampak,namun agar keberadaan koperasi itu tetap berjalan dan lebih berkembang,maka perlu adanya pengarahan serta pengenalan yang lebih dari apa yang di namakan dengan koperasi,karena sebagaimana kita ketahui tidak semua masyarakat mengerti apa itu koperasi dan manfaat dengan adanya koperasi,dan menurut saya dengan adanya bursa koperasi itu akan lebih membantu masyarakat khususnya yang berada di desa-desa,untuk mengembangkan usaha-usahanya apalagi didesa itu masih jarang kita jumpai adanya bentuk koperasi khususnya koperasi desa.
Selain itu dengan adanya bursa koperasi ini mampu menjauhkan masayarakat dari kelompok-kelompok rentenir atau lintah darat yang dapat membuat masyarakat terjerat hutang.
Maka dari itu dengan adanya bursa koperasi diharapkan mampu menyadarkan masyarakat bahwa usaha yang dilakukan secara bersama-sama itu lebih baik (koperasi)daripada usaha yang dilakukan secara individual.untuk bursa koperasi maju terusss………………
Terimakasih
Wasslm……
ass……
saya setuju dengan adanya BUKRY,karena dengan adanya lembaga kopersi di desa-desa dapat lebih meringankan beban masyarakat-masyarakat di desa dan dapat menjauhkan masyarakat dari rentenir.Tapi sayang di desa masih jarang di temukan adanya lembaga koperasi,saya setuju dengan pendapat saudari rahma di atas bahwa kita harus menjaga dan mengembangkan desa kita untuk maju..karena desa mempunyai sumber daya alam yang melimpah..mereka tidak hanya memikirkan bagaimana cara menghabiskan sumber daya alam yang ada di desa tapi bagaimana kita memajukan desa dan mengenalkan koperasi kepada masyarakat desa.Mari kita majukan koperasi di indonesia ini
terima kasih…
wss…….
bursa koperasi rakyat yogyakarta (bukry). menurut pendapat saya tentang hal itu sebagai berikut:
1. koperasi di desa-desa sangat penting karena untuk memajukan desa tersebut dari faktor ekonomi dan lain sebagainya.
2. untuk mengurangi tenaga kerja yang berada di desa tersebut, karena bila ada koperasi maka ada orang yang bisa bekerja di koperasi tersebut.
koperasi desa sangat baik untuk kelangsungan hidup masyarakat di desa tersebut…
Ass….
Saya setuju dengan adanya bukry
Karena koperasi – koperasi kecil yang ada didesa penuh dengan mimpi – mimpi akan tetapi kurang dalam penguasaanya. Dikarenakan masyarakat desa kurang menguasai pengetahuan dan teknologi. Dengan adanya bukry semoga masyarakat desa yang dulunya sama sekali tidak mengetahui teknologi dan pengetahuan bisa sedikit demi sediki mengetauinya. Karena segala sesuatunya berasal dari desa hanya saja terkadang orang-orang kota tidak menyadari akan hal itu.
Perguruan tinggi sudah banyak yang melahirkan sarjana – sarjana terdidik, terlatih serta menguasai IPTEK. Akan tetapi kenapa bangsa indonesia sampai saat ini masih mempunyai masalah pokok yang brpangkal dari kemiskinan. Selain itu masalah lain seperti pengganguran dan selalu negara kita terlibat hutang dengan pihak luar.
Semoga dengan bukry kemandirian ekonomi, lalu lintas modal,keahlian,pendidikan selalu bertambah
Wss…
assalamuallaikum wr.wb. saya sangatlah setuju dengan apa yang di kemukakan oleh saudari sulistya nur rahmawati yaitu desa yang sebenarnya adalah awal dari kehidupan dunia ini………….
desalah yang mempunyai sumber alam sesungguhnya……mereka yang sekarang ini telah tumbuh dewasa dulunya mengalami masa – masa kecil terlebih dahulu, sama hal dengan asal mula suatu kota dahulunya juga hanya sebuah desa kecil. kenyataannya sungguh menyedihkan bahwa masyarakat yang memiliki SDA yang sesungguhnya yang sangat melimpah tapi sampai saat ini mereka semua tidak dapat merasakan yang namanya kesejahteraan melainkan kesengsaraan yang mereka terima.
saya setuju dengan diadakannya BUKRI ini karena akan sangat membantu mensejahterakan masyarakat.
terima kasih
wassalamuallaikum wr.wb
Assalamualaikum
Menurut saya,koperasi itu merupakan badan yang mna digunakan untuk kepentingan orang banyak,baiknya ini digunakan sebaik-baiknya tanpa ada campur tangan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.Ini bisa dilihat dari anggota yang mana berada didalamnya.Agar jalanya koperasi ini bisa bermanfaat secara benar bagi rakyat.Dalam pembangunan sebuah koperasi khususnya ditingkat desa,prioritaskan kepentingan masyarakat desa agar mereka dapat memanfaatkan manfaat dari sebuah koperasi tersebut.Misalnya ada koperasi unit desa yang fungsinya untuk mengelola hasil pertanian meraka.Contohnya seperti ini:
1.buatlah dana pinjaman sebagai modal pengembangan usaha
2.koperasi menyediakan semua yg dibutuhkan dalam bidang pertanian contohnya bahan dan alat2
3.koperasi membeli hasuil prtanian masyarakat dengan nilai yang standar dimasyarakat dan menjualnya atau bisa diecer atau kepada agen-agen
ya pak mungkin cukup sekian dari saya…..
dari MEETING atau seminar yang di adakan tanggal 13 april 2010 yang dihadiri tokoh-tokoh yang terkait dengan perkoperasian dan perekonomian khususnya di wilayah jogja yang diadakan di PUSTEK UGM kemarin,dari hasil bincang-bincang yang saya ikuti,saya berkesimpulan bahwa untuk diadakannya bursa ko-operasi Yogyakarta perlu adanya Analisis SWOT(Steght,Weakness,opurtunity,Treaght) sebagai action kongrit merealisasikan Program ini,sebagai upaya perencanaan untuk menyikapi faktor eksternal dan internal yang di mungkinkan akan terjadi di depan
bursa ko-operasi ini perlu adanya pusat konsolidasi koperasi. kemudian perlu adanya Kejelasan kekuatan hukum dan undang-undang yang terkait dengan operational perkoperasian
dan terakhir,saran dari saya perlu adanya sentuhan inovasi bagi perkoperasian baik dari sistem,mekanisme atau tekhnisnya.
mengingat koperasi yang perannya sebagai mana Pasal 5 UU No.25 thn 1992 yakni
Keanggotaannya sukarela dan terbuka,pengelolaan dilakukan secara demokratis,Kemandirian dan lain nya maka sangat perlu adanya pengawasan intens darii pihak maupun institusional yang terkait untuk memaju kesadaran akan pentingnya koperasi untuk merangsang pertumbuhan perekonomian indonesia.
selamat hari lahir pak..^-^
Asslm..
Wahid Manajemen (09051024)
saya setuju dengan adanya BUKRY,karena dengan adanya lembaga kopersi di desa-desa dapat lebih meringankan beban masyarakat-masyarakat di desa.Tapi sayangnya pak di desa jarang adanya lembaga koperasi.pak koperasi itukan merupakan yang lembaga yang dimana d prioritaskan untuk digunakan untuk kepentingan orang banyak,maka dari itu baiknya ini digunakan sebaik-baiknya tanpa ada campur tangan dari orang” yang tidak bertanggung jawab agar masyarakat akan lebih dekat dengan lembaga koprasi…………..
slm sejahtra…..
saya setuju dengan adanya BUKRY,karena dengan adannya lembaga ini bisa meringankan beban masyarakat khususnya dalam hal kesejahteraan masyarakat setempat….
namun BUKRY harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat agar masyarakat akan bisa mempercayai dan lebih akan lebih dekat dengan lembaga ini krn mreka akn merasa sangat di bantu…
Assalamu’alaikum wr.wb…
Bukry merupakan salah satu sarana untuk mengembalikan peran kunci koperasi, dan hal ini merupakan konsekuensi tuntutan pembangunan ekonomi kerakyatan, sejalan dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai koperasi untuk menyejahterakan anggota serta masyarakat pedesaan, termasuk membantu berbagai program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Membangun sistem Perekonomian Pasar yang berkeadilan sosial belumlah cukup.Tapi, sangatlah kurang bijak pula apabila menggantungkan upaya korektif terhadap ketidakberdayaan pasar menjawab masalah ketidakadilan pasar sepenuhnya kepada Pemerintah.
Banyak program-program pemerintah untuk membangun masyarakat pedesaan, seperti distribusi pupuk, benih, dan pengadaan gabah, yang awalnya dilakukan melalui koperasi tapi selanjutnya diserahkan pada mekanisme pasar. Hal inilah yang menyebabkan banyak koperasi di Indonesia secara umum mengalami penurunan kinerja dan tidak sedikit yang hanya tinggal papan nama.
Seperti yang telah kita ketahui, Koperasi merupakan salah satu pilar perekonomian yang berperan penting dalam pembangunan perekonomian nasional, koperasi juga merupakan soko guru perekonomian rakyat..iya kan??!!
Kita ketahui pula koperasi sebagai suatu upaya untuk menolong diri sendiri secara bersama-sama. Oleh karena itu dasar “self help and cooperation” atau “individualitet dan solidaritet” selalu kita sebut bersamaan sebagai dasar pendirian koperasi.
Mari kita kembalikan koperasi pada fungsinya (sebagai gerakan ekonomi) atas prinsip dan nilai dasarnya, koperasi akan semakin mampu menampilkan wajah yang sesungguhnya menuju keadaan “bersama dalam kesejahteraan” dan “sejahtera dalam kebersamaan”.
Wassalam…Tri Utami 08061031
Assalamu’alaikum wr.wb………
saya mau tanya, di desa/di kampung saya ada sebuah koperasi tetapi kegiatan usahanya masih sebatas simpan pinjam, itu saja kegiatannya kurang lebih hanya 1 bulan sekali. yang ingin sya tanyakan kegiatan padat karya apa saja yang dapat di terapkan atau dikembangkan
Setelah saya mengikuti seminar ini,saya jadi lebih mengerti artinya perekonomian kerakyatan ini.Betapa pentingnya koperasi di indonesia ini khususnya di desa-desa yang masih belum mengerti pentingnya koperasi ,yang dimana para rentenirlah yang menjadi pilihan mereka untuk mendapatkan uang.Sedangkan mereka tau resiko apa yang akan mereka alami,karena mereka belum mengerti benar tentang koperasi.Untuk di jogjakarta sendiri terdapat 546 koperasi sedangkan anggotanya hanya sedikit,ini semua di karenakan kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengembangkan koperasi-koperasi yang ada di desa mereka.Pengurus koperasi sangat berperan penting dalam memajukan koperasi itu sendiri,bahkan bisa di bilang yang memegang kendali itu adalah para pengurusnya sendiri.Dan koperasi tidak hanya tempat sebagai simpan pinjam uang saja,tetapi juga menjadi tempat penyuluhan dan tempat pelatihan masyarakat yang ingin belajar bagaimana cara bercocok tanam yang benar.Koperasi juga mampu menjadi tempat atau agen penyimpanan hasil-hasil produksi masyarakat seperti susu sapi,di koperasi ini masyarakat bisa membeli susu sapi dengan harga yang relatif murah dan susu ini berasal dari warga desa yang mempunyai susu perah,sehingga warga tidak perlu menjual susu sapi mereka kepada tengkulak dengan harga yang menekan sangat murah,sedangkan susu sapi tersebut dapat di jual kembali oleh para tengkulak kepada pabrik-pabrik dengan harga mahal.Dengan adanya koperasi ini maka masyarakat tidak perlu khawatir di mana mereka akan menyalurkan hasil produksi mereka.Dengan aktifnya koperasi-koperasi di desa maka akan terwujudlah desa yang makmur,dengan adanya koperasi-koperasi ini maka dapat membantu perekonomian di indonesia.Karena perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.Dengan begitu koperasi akan mendapatkan tempat kembali di masyarakat,