<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>Ekonomi Kerakyatan</title>
	<link>http://ekonomikerakyatan.com</link>
	<description>Mimpi dan Jalan Kemandirian Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Nov 2011 05:45:58 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.1.3" -->
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />

	<item>
		<title></title>
		<description><![CDATA[]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/596.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Sekolah Pasar (SoPas)</title>
		<description><![CDATA[Problematika Sisi-sisi kemanusiaan pedagang kiranya banyak dilupakan orang. Padahal kalaulah usaha tergantung pada pengusahanya, maka perhatian terhadap manusia pedagang sangatlah penting. Manusia akan menjadi modal utama dalam usaha, termasuk di dalamnya usaha pedagang di pasar tradisional. Kenyataan rupanya berkata lain. Para pedagang lebih sering mengeluhkan usahanya bermasalah dengan modal finansial. Akibatnya pasar tradisional dikepung berjibun [...]]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/sekolah-pasar-sopas.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Ekonomi Kerakyatan Papua</title>
		<description><![CDATA[Bertepatan dengan kericuhan yang memakan korban di Timika dan Abepura, saya bersama tim dari UGM sedang melakukan kajian di Kabupaten Yalimo, Papua. Seminggu berpindah dari Yalimo, Wamena, dan Jayapura telah meyakinkan kembali adanya “salah arah” dalam model,  pendekatan, dan politik pembangunan Papua, bahkan juga Indonesia. Pembangunan di Papua terbukti tidak berarti pembangunan Papua. Pesatnya pembangunan [...]]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/ekonomi-kerakyatan-papua.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>RUU Fakir Miskin Diminta Dirombak Ulang</title>
		<description><![CDATA[YOGYAKARTA – Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penanganan Fakir Miskin diusulkan untuk dirombak ulang karena semua pasal tidak secara jelas dan tegas mengatur peran dan tanggung jawab negara dalam pelayanan penanganan fakir miskin. Isi RUU bersifat normatif dan tidak memberi konsekuensi hukum bagi negara apabila tidak melaksanakannya. “Kita meminta secara tegas agar RUU ini dirombak ulang. [...]]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/ruu-fakir-miskin-diminta-dirombak-ulang.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Massa Desamart gelar Aksi di Gedung Agung</title>
		<description><![CDATA[Laporan reporter, Tribunjogja.com/ Iwan Al Khasni TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA  -   Sekelompok orang yang tergabung dalam DesaMart menggelar aksi unjuk rasa di depan Benteng Vredenburg, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta, Selasa (12/7/2011). Dalam, aksi tersebut massa mengkampayekan gerakan untuk membangun kejayaan pasar-pasar tradisioanl dan ritel lokal sebagai etalase dan distributor produk desa.”Kami menyerukan kepada warga masyarakat untuk bersama-sama [...]]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/massa-desamart-gelar-aksi-di-gedung-agung.html</link>
			</item>
	<item>
		<title></title>
		<description><![CDATA[]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/561.html</link>
			</item>
	<item>
		<title></title>
		<description><![CDATA[ ]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/554.html</link>
			</item>
	<item>
		<title></title>
		<description><![CDATA[]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/551.html</link>
			</item>
	<item>
		<title></title>
		<description><![CDATA[            Press Release DesaMart Aksi Simpatik Teatrikal Peringatan Hari Koperasi; Hari Selasa, 12 Juli 2011  pk. 09.30-11.30, Di Depan Gedung Agung, Malioboro, Yogyakarta  SELAMATKAN INDUSTRI DESA, BANGUN KEMANDIRIAN INDONESIA! Industri batik rumahan di Gulurejo, Kulon Progo terancam bangkrut, dari 200 pengrajin sekarang tinggal 20 orang saja. Industri kecap desa di [...]]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/548.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Hadapi Serbuan Minimarket, UGM Siapkan DesaMart untuk Pedagang Tradisional</title>
		<description><![CDATA[Rabu, 22 Juni 2011 18:15 WIB REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA&#8211;Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Lembaga Ombudsman Swasta Daerah Istimewa Yogyakarta mengenalkan konsep Desa Mart. &#8220;Konsep itu diharapkan mampu menjadi solusi bagi para pelaku pasar tradisional untuk menghadapi persaingan dengan pasar modern dan toko retail berjaringan,&#8221; kata peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pustek) Universitas [...]]]></description>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/hadapi-serbuan-minimarket-ugm-siapkan-desamart-untuk-pedagang-tradisional.html</link>
			</item>
</channel>
</rss>

