Dengan hormat,

 Salam teriring doa semoga dalam menjalankan tugas Bapak/Ibu senantiasa mendapat limpahan rahmat dan hidayah Allah SWT.

Bapak/Ibu Yth, sungguhpun ekonomi kerakyatan telah lama menjadi amanat konstitusi (Pasal 33 UUD 1945), namun keterapannya saat ini kiranya masih jauh dari yang diharapkan. Liberalisasi dan privatisasi sektor-sektor ekonomi strategis justru kian mengukuhkan ketimpangan struktur ekonomi Indonesia. Bukan saja karena segelintir elit pemilik korporasi yang kini menguasai mayoritas aset dan kue produksi nasional, tetapi juga karena mereka sebagian besar berasal dari luar negeri.

Oleh karenanya, dalam rangka menyebarluaskan dan mewujudkan pemikiran, konsep, dan praktek ekonomi kerakyatan sesuai amanat konstitusi, maka Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, Sentra Ekonomi Kerakyatan (Sekra), dan Mubyarto Institute merekomendasikan inisasi mata kuliah Ekonomi Kerakyatan di kurikulum Fakultas-Fakultas Ekonomi di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

 Sehubungan itu, kami mengajak Fakultas Ekonomi di perguruan tinggi Bapak/Ibu untuk turut serta dalam mengemban amanah dan misi ekonomi konsitusi ini. Adapun gambaran silabus, materi ajar, dan referensi (buku ajar) ekonomi kerakyatan seperti yang telah diajarkan secara formal di Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Yogyakarta selama 1 tahun terakhir, kami lampirkan. Di samping itu. kami secara sukarela akan berusaha mendukung persiapan dan perwujudan program inisiasi ini di perguruan tinggi Bapak/Ibu.

Demikian rekomendasi dan ajakan ini kami sampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

 Hormat kami,

Ketua Bidang Diklat Mubyarto Institute

Awan Santosa, S.E, M.Sc

  1. Rina puji lestari says:

    Assalamualaikum. . .
    Saya ingin mengomentari “ Indeks Demokrasi Ekonomi Ukur Pembangunan”
    Daerah menyatakan bervisi ekonomi kerakyatan. Namun, penerapannya atau kenyataanya belum dapat terlihat atau teralisasikan sepenuhnya. Tapi kenyataanya yang terjadi justru banyak aset yang dikuasai oleh orang – orang asing. Yang mana kita sebagai bangsa indonesia harus merebut kembali SDA kita untuk memperbaiki perekonomian indonesia.
    Selain itu dengan adanya SDA yang cukup juga dapat menunjang SDM yang ada.
    Wasalam

  2. ardianto ape says:

    Aslkum Wr.Wb.

    Begini pak? tentang PT Newmont Di NTT. info sekarang mengabarkan bahwa saham divestasi pemerintah dari PT Newmont akan di lepas kepada Perushaan keuangan dan investasi JP Morgan sebesar 7%.

    bagaimana dampak nya bagi pemerintah serta apakah ada kerugian buat PT.Newmont sendiri???? thx.

    wslkum.

  3. agnes vita(09051022) says:

    SAYA DISINI PENGEN MEMBAHAS TENTANG KEADAAN INDONESIA SAAT INI,,,,SETAIP KALI SAYA MELIHAT TELEVISI,,ISINYA CUMA KORUPSI,,PENGGUSURAN,,RAKYAT KECIL YANG SENGSARA MASIH SAJA DI BIKIN SENGSARA,,MEREKA SEENAKNYA TEGA KARENA KELUARGA MEREKA TIDAK ADA YANG MENJADI KORBAN…SATU2NYA PENYAMBUNG HIDUP DI HANCURIN,,MEREKA PUNYA HATI G SICH…..ORANG SUSAH KOK DI BIKIN SUSAH..HERAN AKU M ORANG2 ITU…MASYARAKAT DISURUH BAYAR PAJAK TEPAT WAKTU KALAU TIDAK KENA DENDA EEEEEEHHHHHHHHHHHHH UANGNYA BUAT HURA HURA EMANG KITA APAAN,,,YA ALLOH BUKAKANLAH HATI MEREKA..PAJAK DI KORUPSI AD UANG PENDIDIKAN ..MENURUT SAYA DI INDONESIA HARUS DI BERLAKUKAN HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR BIAR MEREKA JERA…KORUPTOR SEKARANG HIDUP DI PENJARA AJA KAYA DI HOTEL BINTANG LIMA.KALAU DI PIKIR2 YANG IKUT CAMPUR DI DALAM ITU SIAPA MASA POLISINYA G TAU…KALAU DI PENJARA DI FASILITASI SEPERTI ITU ,,,MBOOK YANG HIDUP DI KOLONG JEMBATAN M YANG DI EMPERAN TOKO ITU SURUH TIDUR DI PANJARA SAJA..GIMAN SETUJU?????????
    OYA SATU LAGU SELAIN DIDIRIKAN PTDES,,KITA HARUS MENDIRIKAN PTPK(PERGURUAN TINGGI PEMBERANTASAN KORUPSI)
    merdeka

  4. Dwi Septya N says:

    assalamu’alaikum…..
    Saya hanya ingin menuliskan sedikit di sini, kalo ternyata semakin hari keadaan perekonomian kita semakin tidak menentu, semakin banyak ditemukan kasus korupsi di mana-mana.Mulai dari yang kecil sampai yang besar, mulai dari jutaan sampai trilyunan.Ditengah maraknya kasus korupsi seperti sekarang ini munculah para artis yang siap berlaga di pemilukada.Fenomena artis terjun kedunia politik saat ini diibaratkan seperti”petruk jadi ratu” oleh KH Hamroli Harun, kiai yang biasa membina para waria.Karna saat para pemimpin negara melakukan banyak penyalewengan, munculah sosok petruk menjadi pemimipin negara.Sosok petruk yang sangat sederhana dan berprofesi sebagai artis berhasil mengalahkan para elit negara yang super hebat.
    wassalamu’alaikum….

  5. Isnawati says:

    Asslamualaikum wr..wb
    Saya ingin berpendapat tentang perkulihan (14/04/10)tentang materi kuliah konsumsi
    Saya setuju dengan pendapat pak. awan tentang adanya pola konsumsi yang lebih cendrung bersifat instant khususnya di kalangan remaja mungkin yang lebih mendominasi adalah mahasiswa,namun dalam hal ini bukan hanya suka mengkonsumsi hal-hal yang bersifat instant namun juga mereka lebih suka menggunakan prodak-prodak yang berasal dari luar negeri dari pada prodak-prodak yang dihasilkan dalam negeri sendiri.Dalam realita tersebut bahwasannya masyarakat indonesia itu lebih suka dengan prodak luar negeri yang lebih terjangkau kualitasnya,sebenarnya masalah utama kenapa prodak dalam negeri tersebut masih sangat jauh tingkat keberhasilannya dalam segi penjualan,dalam hal ini seharusnya pemerintah harus lebih memperhatikan proses pemasaran yang di lakukan selama ini,seharusnya dalam bidang pemasaran itu pemerintah harus bisa berpikir bagaimana agar prodak yang dihasilkan itu mampu merebut harga di pasaran.Selain itu tidak hanya dalam bidang pemasaran saja yang perlu di perhatikan tapi juga yang sangat di perhatikan adalah adanya penetapan harga dari prodak dalam negeri,sebagaimana kita ketahui banyak prodak dalam negeri yang mungkin lebih mahal dari prodak luar negeri,bagaimana bisa masyarakat mengkonsumsi atau membeli prodak dalam negeri apabila harga yang di tetapkan itu di luar kemampuan konsumen(masyarakat indonesia)sedangkan kita tahu bagaimana sih kehidupan bangsa indonesia khususnya dalam bidang ekonomi yang sekarang ini masih jauh dari apa yang di namakan ‘’KESYEJAHTERAAN’’.Seharusnya pemerintah itu lebih mementingkan nasib rakyatnya terlebih dahulu.Dari adanya realita diatas maka akan memudahkan prodak luar negeri itu lebih laku di pasaran apa lagi dengan di bukanya perdagangan bebas antara negara-negara efrika dengan negara –negara asia(CAFTA) ini akan menjadi musuh besar kita ,dalam memasarkan prodak dalam negeri di pasaran.maka dari itu sebagai produsen itu harus lebih meningkatkan adanya kualitas atau mutu suatu prodak dan selain itu pemerintah itu harus bisa menetapkan adanya diskriminasi harga di suatu yang berbeda.
    Terima kasih
    Wassalamualaikum wr..wb

  6. Isnawati says:

    Assalmualaikum wr..wb
    Saya ingin menanggapi tentang seminar ‘’BUKRY’’ tanggal (13/04/10)
    Saya sangat setuju tentang pendapat tentang para tamu undangan tentang adanya bukry,dimana pada seminar tersebut para undangan sangat menaruh minat dengan adanya bukry itu,dan banyak dari sebagian besar mereka setuju apabila koperasi yang ada di Jogjakarta itu lebih di kembangkan lagi,dan di samping itu banyak dari mereka itu berpendapat mungkin tidak hanya melayani tentang jasa simpan pinjam saja, tapi juga perlu adanya balai pelatihan kerja yang mana semua itu bertujuan untuk memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat sekitar ,sehingga masyarakat tersebut memiliki suatu skil atau keahlian.Dari paparan di atas seharusnya dapat kita jadikan sebagai acuan untuk dapat berpikir bagaimana kedepannya kondisi koperasi yang telah ada ini,dan bagaimana kopersi yang telah ada tersebut agar semakin berkembang,dan apabila hal tersebut ingin kita capai maka secara otomatis tidak jauh dari peran seseorang yang berada di dalamnya,namun untuk sekarang ini masih jarang koperasi kita di jumpai khususnya koperasi yang berada di desa-desa,hal ini terjadi karena masih minimnya pengetahuan masyarakat desa tentang apa sih sebenarnya koperasi itu?selain hal itu banyak koperasi yang telah ada namun sistemnya itu tidak berjalan atau di tengah perjalanan itu berhenti hal ini di sebabkan adanya kurangnya kesadaran anggota tentang seberapa pentingnya koperasi itu,padahal apabila kita mengetahui makna sebenarnya dari koperasi itu sangatlah penting karena koperasi adalah suatu wadah untuk melakukan usaha ,di mana usaha tersebut di lakukan secara bersama-sama .
    Maka dari itu kita sebagai mahasiswa perlu berperan aktif untuk mewujudkan itu semua,namun tidak hanya berperan di lingkungan kampus saja,melainkan apa yang telah kita dapatkan dari belajar itu, kita kembangkan di masyarakat.
    Trimzzzzzz
    Wassaalamualaikum..wr..wb

  7. nova riza adhi chandra says:

    Pengelolaan BUMN di Indonesia masih belum seperti yang diharapkan. Bahkan, beberapa BUMN teleh berpindah tangan ke pihak asing.
    BUMN yang masih adapun kondisinya memprihatinkan. seperti yang di alami PLN. Selain terus merugi dari tahun ketahun, saat ini pelayanan PLN sebagai satu-satunya perusahaan listrik di Indonesia sangat buruk. pLN sering melakukan pemadaman secara tiba-tiba. Pemadaman tersebut banyak menimbulkan kerugian dari berbagai pihak, terutama para pelaku usaha. Hal ini tentu mempengaruhi kehidupan perekonomian di Indonesia.
    Melihat kondisi BUMN saat ini, tentu ada yang salah dengan sistem pengelolaannya. Pemerintah perlu mengubah sistem yang ada. Sistem yang ada harus membrikan kewenangan penuh terhadap BUMN untuk mengelola dan memajukannya, tanpa interfensi dari pihak lain.

  8. Ardiyanto AP says:

    Assalaamu’alaikum Wr.Wb.

    saya mau mengomentari kuliah kemarin ( 20 april 2010 ) tentang pemutaran film..
    saya pribadi berpendapat bahwa pemerintah sekarang, jika di ibarat kan dengan tubuh, tulang2 nya hampir nggak ada, yang terlihat hanya kulit yang membungkus nya.
    Karena BUMN-BUMN di Indonesia telah banyak di privatisasi oleh korporat asing, Usulan dari DPR tentang UU ketenaga listrikan, menurut saya pribadi,telah menyulut warga (terutama karyawan yang bekerja di PLN, Telkom, dsb), untuk demo di depan Mahkamah Konstitusi

    Banyak para akademisi serta warga yang menolak adanya privatisasi tersebut. Ternyata saya pribadi baru tau, jika listrik yang pernah “byar-pet”, pemadaman listrik itu ada implikasi nya dengan privatisasi BUMN.

    Kok pemerintah itu mem-privatisasi BUMN ya??? emm..bisa di katakan:
    1. Pemerintah nggak menjalan kan amanah konstitusi
    2. Pemerintah “seperti” mempermainkan negara
    3. pemerintah belum mengetahui cita-cita Republik Indonesia.

    Argumen saya, mohon untuk di tanggapi, terkait relevan kah statement saya dengan kondisi perekonomian indonesia tentang privatisasi. Dan mohon maaf sebelum dan sesudah nya. bisa di kirim lewat email : ardiantoape@yahoo.com

    Wassalaamu’alaikum Wr.Wb
    Ardiyanto AP/UMBY manajemen/08051021

  9. Fickoh budi utami(09051049) says:

    apakah cara ini sudah efektif pak?

  10. puput astiyani says:

    Perberdayaan intelektual, institusional serta material
    Assalamuallaikum wr. Wb
    Tentang Pembangunan desa yang belum dilakukan secara optimal serta pembangun yang cenderung ke kota pada dasarnya bukanlah hanya cenderung kekota melainkan pemerintah daerah itu kurang sigap terhadap pembangunan daerah contohnya desa. Pada dasarnya dana yang telah diturunkan oleh kota malah diperlambat oleh pemerintah daerah .Kenapa mesti kita harus diatur dengan hukum??padahal yang merubah ekonomi masyarakat Kmbli pada masyarakatnya itu sndiri tanpa ada hukum masyarakat berfikir sendiri apa yang seharusnya mereka lakukan dari pada di buat rukun tidak diabaikan masyarakat.
    Pada dasarnya intelektual kembali pada individu, bagaimana menanggapi fenonema ekonomi masyarakat? karena apabila kita menuntun individu itu berfikir secara intelektual itu malah tidak mendapat hasil yang maksimal karena bukan dari ini sendiri. Memag benar dikota jogyakarta kemajuan kotanya memunculkan varias-variasi yaitu pada sektor informal.
    Selanjutnya jogyakarta juga kota yang mementingkan kepada perdagangan jasa pariwasata dan pendidikan. Problem yang dialami oleh tidak adanya kapital!! memang betul tidak ada hubungannya, saling silang.
    terima kasih
    wassalamuallikum wr.wb

  11. Isnawati says:

    Assalamuakaikum wr.wb
    Saya ingin berpendapat tentang privatisasi yang sekarang ini semakin berkembang di wilayah indonesia ini,sebenarnya privatisasi merupakan salah satu cara yang di tempuh pemerintah untuk membantu anggaran pemeritah dari tekanan defisit,khususnya dalam menangani anggaran yang ada dalam BUMN namun secara tidak langsung pemerintah telah melakukan penjualan saham khususnya saham persero maupun tentang saham yang ada dalam bentuk energi,penjualan itu di lakukan baik hanya sebagian maupun secara keseluruhan.Secara teori dengan adanya privatisasi itu memunculkan adanya perdagangan bebas atau pasar bebas ,mengembangkan kompetisi kapitalis yang secara otomatis dalam hal ini akan timbulnya adanya persaingan modal, secara tidak lansung menimbulkan ketidaksetujuan bagi mereka yang berada dalam kelompok sosialis yang beranggapan bahwasannya privatisasi adalah suatu hal yang menimbulkan dampak negatif,karena memberikan layanan penting untuk publik kepada sektor privat yang akan menghilangkan kontrol publik dan mengakibatkan kualitas layanan yang buruk,dan masalah privatisasi ini sudah di ibaratkan sebagai obral aset kepada pihak asing yang mana hal tersebut sangat menjadikan kontravensi dari berbagai pihak.
    Disisi lain di negara berkembang khususnya Indonesia privatisasi itu sangat tidak jelas kesimpulannya,karena apabila kita lihat ternyata privatisasi itu menimbulkan adanya dampak negatif terhadap dinamika pendapatan di mana kesenjangan antara si kaya dan si miskin itu semakin melebar hal ini bisa terlihat ,karena privatisasi mampu mengambil atau menguasai aset-aset negara yang jatuh kepada orang kaya yang mampu menuai keuntungan selanjutnya dari membeli aset tersebut.
    Sebenarnya privatisasi dalam perekonomian indonesia saat ini di lakukan pemeritah sebagai alternatif pembiayaan dan mengurangi adanya pemborosan yang ada diBUMN,tetapi privatisasi bukan jalan tebaik untuk menangani itu semua,karena hal itu lagi-lagi rakyat yang menjadi korbannya dan yang menanggung atas apa yang di lakukan oleh pemerintah.
    Hal ini terjadi karena pemerintah tidak memiliki adanya kemampuan untuk mengelolah negara,jadi tidak aneh setiap tahun pemerintah hanya bisa menjual aset/kekayaan dengan cara ugal-ugalan.
    Seharusnya apabila pemerintah ingin melakukan privatisasi itu harus ideal yang mana privatisasi diharapkan mampu mendatangkan manfaat bagi pemeritah dan masyarakat indonesia apabila setelah privatisasi BUMN mampu bertahan hidup dan berkembang di masa depan,mampu menghasilkan keuntungan dapat memperdayakan usaha kecil,menengah dan koperasi serta masyarakat yang ada di sekitarnya.
    Terima kasih
    Wasalamualaikum wr.wb

  12. aN_eaSt'h says:

    asalamualaikum…
    saya tidak ingin banyak bicara soal perekonomian yang makin hari makin memuakkan. saya dengan jujur hanya mampu bilang saya sudah cukup lelah bicara hal yang tak pasti kita pegang, soal produk cina,kenaikan HET, ijin indomaret yang dipermudah dll
    semuanya hanyalah manupulasi dan pemainan orang2 yang mementingkan kantonya untuk memperkaya diri. bukan kah itu bukan wewenang kita yang sulit kita sentuk kesana. apa daya tangan tak sampai??? apa yang bisa kita lakukan selain KOWAR-KOWAR di dalam kelas sementara petani, pengusaha kecil dan perajin butuh ilmu lebih?? bukan hanya untung rugi tapi kini semua merupakan tindakan politik yang tak berujung positif bagi kita…

  13. aN_eaSt'h says:

    ada lagi pak…. jenis usaha seperti apa yang kini dapat kita gunakan sebagai senjata andalan ita untuk menyaingi produk China?? sementara dari peniti hingga hp semua dibajak abiz olehnya…
    ada lagi yang bikin dongkol Indomaret ijin di permudah hingga 24 jam padahal keberadaan indomaret sudah jelas mematikan potensi usaha penduduk sekitar yang diam2 telah merayap?? apa yang membiat kita untuk optimis berkembang???

  14. sulistya nur rahmawati, mj 09 says:

    ‘Penyebab banyaknya pengangguran dan sempitnya lapangan kerja di bumi Indonesia’
    melihat deretan pengangguran di negeri tercinta ini yang hampir menembus angka 10 juta jiwa, membawa kita pada ‘apa sih yang sebenarnya membawa Indonesia kepada keadaan seperti itu?’
    kemungkinan, pengangguran disebabkan oleh apa yang ada dalam diri manusia itu sendiri, seperti sifat malas, adanya cacat fisik yang menghambat bisanya dia mendapatkan pekerjaan yang layak, dan mungkin juga karena rendahnya tingkat pendidikan maupun keterampilan yang dimilikinya.
    TAPI, MUNGKIN JUGA PENGANGGURAN TERJADI KARENA SISTEM SOSIAL DAN EKONOMI YANG BERKEMBANG DI BUMI TERCINTA INI…..
    Ketika kita melihat banyaknya para pencari kerja dan sedikitnya lapangan kerja yang bisa menampung mereka. dan tentu saja bagi mereka yang tidak tertampung akan terpinggirkan dan bekerja dalam sektor informal yang lemah dimata hukum, lemah dalam akses pasar, dan lemah pembiayaan…..
    KEBIJAKAN pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat juga menjadi penyebab semakin banyaknya pengangguran dan terjadinya ketimpangan di berbagai sektor. Kebijakan Pemerintah yang lebih menekankan pada pertumbuhan ekonomi bukan pemerataan membuat rakyat kita semakin menderita.
    selain itu pertumbuhan uang yang pesat di sektor non real (bursa efek, saham, dll) menyebabkan harta hanya beredar di segelintir orang saja, tentu saja yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin.
    seharusnya pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab atas semua warganya (termasuk juga mereka yang menganggur).
    seharusnya pemerintah memberikan sarana dan prasarana untuk bekerja bagi seluruh elemen masyarakatnya tanpa kecuali.
    pemerintah seharusnya memberikan jaminan pendidikan, dan keterampilan bagi warganya, sehingga tidak ada alasan lagi, pengangguran terjadi karena pendidikan yang rendah serta tidak adanya atau kurangnya keterampilan yang dimiliki.
    seharusnya pemerintah bersikap adil dalam berpihak kepada buruh maupun kepada pengusaha. maka seharusnya yang ada adalah adanya hubungan saling menguntungkan diantara mereka.
    selain itu BEBASKAN BUMI PERTIWI INI dari PARA KOLONIALIS (word bank, AS, MNC, dan segala yang berhubungan dengan imperialisme)!!!!!!

  15. Rina Puji Lestari (09051086) says:

    Saya ingin mengomentari tentang mata kuliah tanggal 27 april 2010
    ACFTA ???; apa itu ACFTA
    ACFTA yaitu Asean China Free Trade Area / kesepakatan perdagangan bebas negara Asean dan China.
    Berdasar fakta atau berita yang ada dimedia cetak maupun elektronik bahwa banyak kalangan dari industri, para buruh atau pekerja, maupun kalangan kecil masyarakat kurang setuju adanya ACFTA. Karena dengan adanya perdangangan bebas produk – produk china dengan mudahnya masuk diindonesia dan menguasai bagian pemasaran barang serta bersaing dengan produk dalam negeri. Padahal kwalitas produk dalam negeri tidak kalah bagusnya juga akan tetapi produk china harganya relatif lebih murah dikarenakan biaya produksi rendah. Jadi produk dalam negeri kalah bersaing diakibatkan biaya produksi yang masih tinggi. Akan tetapi tidak semua produk china bermutu atau bagus.
    Jadi beberapa dampak adanya ACFTA
    1.Pendapatan dalam negeri mengalami penurunan dalam omset penjualan karena banyak konsumen yang beralih atau membeli produk dari luar yang harganya lebih murah
    2.Banyak buruh atau karyawan yang diPHK atau diberhentikan karena perusahaan tempat meraka bekerja bangkrut karena kalah dalam bersaing
    Dan masih banyak lagi dampak adanya ACFTA
    Apa yang harus dilakukan untuk memggapi hal-hal tersebut diatas, selain kita memakai produk dalam negeri…

  16. RENI WIDIYANTI says:

    saya di sini ingin berpendapat tentang ketenaga kerjaan di indonesia pada saat ini
    Assalamualaikum…
    Di sini saya ingin menyampaikan tentang ketenagakerjaan di indonesia.Tenaga kerja adalah faktor yang mutlak diperlukan yang menjadi mesin penggerak roda produksi dalam kegiatan ekonomi,pada umumnya masyarakat harus mampu bekerja untuk menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri maupun orang lain.Banyak masyarakat indonesia yang bekerja di luar negeri hanya untuk mencari pekerjaan dengan bermodalkan kemampuan yang mereka miliki,seperti menjadi pembantu rumah tangga,dan buruh industri.Kebanyakan para TKI/TKW ini berasal dari desa yang pendidikannya masih kurang dan faktor ekonomilah yang menjadi faktor utama,kurangnya lapangan pekerjaan pun menjadi salah satu alasan mereka untuk mencari pekerjaan di luar negeri.Ketenagakerjaan di Indonesia masih kurang optimal karena mempunyai masalah yang beragam seperti:tinggkat pengangguran yang tinggi,tingkat pendidikan dan keterampilan angkatan kerja rendah,penyebaran angkatan kerja tidak merata,perlindungan kesejahteraan tenaga kerja belum maksimal.Tidak hanya itu saja faktor kemiskinan,keadaan masyarakat dan globalisasi pun mempengaruhi tingkat ketenagakerjaan selama ini.

  17. isnawati says:

    Assalamualaikum wr wb…
    Saya ingin sedikit berpendapat tentang perkuliahan pada tanggal(19/05/10)tentang materi pendapatan nasional,
    Pendapatan nasional bahwasanya adalah pendapatan yang diterima seluruh rumah tangga keluarga di suatu negara dan banyak anggapan bahwa pendapatan nasional adalah penjumlahan biaya hidup (konsumsi)namun dalam hal ini bukan hanya konsumsi saja yang menjadi unsur pertama dalam perhitungan pendapatan nasional,tapi salah satunya adalah alat pengukur kegiatan perekonomian itu adalah produk nasional bruto,atau dalam penjelasannya adalah barang dan jasa yang di hasilkan tiap tahunnya pada suatu negara dan yang bersangkutan di ukur dengan harga pasar di suatu negara pula.
    Selain itu dalam pendapatan nasional terdapat beberapa konsep yang menjadi acuan konsep tersebut adalah sebagai berikut:
    a.Produk Domestik Bruto
    Merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang di hasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara(domestik)dan tidak hanya itu barang dan asa yang di hasilkan oleh perusahaan asing yang sedang beroperasi itu pun termasuk dalam konsep ini.
    b.Produk Nasional Bruto
    Nilai prodak suatu barang dan jasa yang di hasilkan oleh penduduk suatu negara(nasional) selama satu tahun termasuk hasil prodak barang dan jasa yang di hasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri,tapi bukan hasil produk perusahaan asing yang sedang beroperasi .
    c.Pendapatan Nasional Netto
    Pendapatan yang di hitung menurut jumlah balas jasa yang di terima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi.
    d.Pendapatan perseorangan
    pendapatan yang di terima oleh setiap orang dalam masyarakat,termasuk pendapatan yang di peroleh tanpa melakukan kegiatan apa pun.
    Dalam pendapatan nasional terdapat pendekatan yaitu,pendekatan pendapatan,pendekatan pengeluaran dan pendekatan produksi.
    Pada dasarnya pendapatan nasional di lakukan itu bertujuan untuk mengetahui atau untk mengukur tingkat kemakmuran serta pertumbuhan ekonomi di suatu negara,karena tanpa adanya konsep-konsep dalam pendapatan nasional secara otomtis kita tidak mengetahui sampai di manakah pertumbuhan ekomi indonesia sekarang ini,selain itu kita dapat mengetahui dan menelaah struktuk perekonomian nasional di indonesia.
    trimssss
    wassalamualaikum

  18. Diswandi says:

    Bos, bisa minta silabus dan SAP Mata kuliah Ekonomi Kerakyatan? Mudahan bisa digunakan untuk memperkaya kurikulum di FE Universitas Mataram. Kalo berkenan tolong diemail ya Boss… diswandi2@yahoo.com saya juga mau pingin punya buku yang ditulis Mas Awan, tapi di Lombok tidak ada. Insya Allah kalau ke Jogja saya pasti beli.
    Thanks ya Friend.. and good luck !

    Diswandi