<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Surat Terbuka Untuk Dosen2 Fakultas Ekonomi se-Indonesia</title>
	<atom:link href="http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html</link>
	<description>Mimpi dan Jalan Kemandirian Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 22:37:50 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: Diswandi</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-393</link>
		<dc:creator>Diswandi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 08:37:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-393</guid>
		<description>Bos, bisa minta silabus dan SAP Mata kuliah Ekonomi Kerakyatan? Mudahan bisa digunakan untuk memperkaya kurikulum di FE Universitas Mataram. Kalo berkenan tolong diemail ya Boss... diswandi2@yahoo.com saya juga mau pingin punya buku yang ditulis Mas Awan, tapi di Lombok tidak ada. Insya Allah kalau ke Jogja saya pasti beli. 
Thanks ya Friend.. and good luck !

Diswandi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bos, bisa minta silabus dan SAP Mata kuliah Ekonomi Kerakyatan? Mudahan bisa digunakan untuk memperkaya kurikulum di FE Universitas Mataram. Kalo berkenan tolong diemail ya Boss&#8230; <a href="mailto:diswandi2@yahoo.com">diswandi2@yahoo.com</a> saya juga mau pingin punya buku yang ditulis Mas Awan, tapi di Lombok tidak ada. Insya Allah kalau ke Jogja saya pasti beli.<br />
Thanks ya Friend.. and good luck !</p>
<p>Diswandi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: isnawati</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-380</link>
		<dc:creator>isnawati</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 03:12:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-380</guid>
		<description>Assalamualaikum wr  wb…
Saya ingin sedikit berpendapat tentang perkuliahan pada tanggal(19/05/10)tentang materi pendapatan nasional,
Pendapatan nasional bahwasanya adalah pendapatan yang diterima seluruh rumah tangga keluarga di suatu negara dan banyak anggapan bahwa pendapatan nasional adalah  penjumlahan  biaya hidup (konsumsi)namun dalam hal ini bukan hanya konsumsi saja yang menjadi unsur pertama dalam perhitungan pendapatan nasional,tapi salah satunya adalah alat pengukur kegiatan perekonomian itu adalah produk nasional bruto,atau dalam penjelasannya adalah barang dan jasa yang di hasilkan tiap tahunnya pada suatu negara dan yang bersangkutan di ukur dengan harga pasar di suatu negara pula.
Selain itu dalam pendapatan nasional terdapat beberapa konsep yang menjadi acuan konsep tersebut adalah sebagai berikut:
a.Produk Domestik Bruto
Merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang di hasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara(domestik)dan tidak hanya itu  barang dan asa yang di hasilkan oleh perusahaan asing yang sedang beroperasi itu pun termasuk dalam konsep ini.
b.Produk Nasional Bruto
Nilai prodak suatu barang dan jasa yang di hasilkan oleh penduduk suatu negara(nasional) selama satu tahun termasuk hasil prodak barang dan jasa yang di hasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri,tapi bukan hasil produk perusahaan  asing yang sedang beroperasi .
c.Pendapatan Nasional Netto
Pendapatan yang di hitung menurut jumlah balas jasa yang di terima oleh masyarakat  sebagai pemilik faktor produksi.
d.Pendapatan perseorangan
pendapatan yang di terima oleh setiap orang dalam masyarakat,termasuk pendapatan yang di peroleh tanpa melakukan kegiatan apa pun.
Dalam pendapatan nasional terdapat pendekatan yaitu,pendekatan pendapatan,pendekatan pengeluaran dan pendekatan produksi.
Pada dasarnya pendapatan nasional di lakukan itu bertujuan untuk mengetahui atau untk mengukur tingkat kemakmuran serta pertumbuhan ekonomi di suatu negara,karena tanpa adanya konsep-konsep dalam  pendapatan nasional secara otomtis  kita tidak mengetahui sampai di manakah pertumbuhan ekomi indonesia sekarang ini,selain itu kita dapat mengetahui dan menelaah struktuk perekonomian nasional di indonesia.
trimssss
wassalamualaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr  wb…<br />
Saya ingin sedikit berpendapat tentang perkuliahan pada tanggal(19/05/10)tentang materi pendapatan nasional,<br />
Pendapatan nasional bahwasanya adalah pendapatan yang diterima seluruh rumah tangga keluarga di suatu negara dan banyak anggapan bahwa pendapatan nasional adalah  penjumlahan  biaya hidup (konsumsi)namun dalam hal ini bukan hanya konsumsi saja yang menjadi unsur pertama dalam perhitungan pendapatan nasional,tapi salah satunya adalah alat pengukur kegiatan perekonomian itu adalah produk nasional bruto,atau dalam penjelasannya adalah barang dan jasa yang di hasilkan tiap tahunnya pada suatu negara dan yang bersangkutan di ukur dengan harga pasar di suatu negara pula.<br />
Selain itu dalam pendapatan nasional terdapat beberapa konsep yang menjadi acuan konsep tersebut adalah sebagai berikut:<br />
a.Produk Domestik Bruto<br />
Merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang di hasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara(domestik)dan tidak hanya itu  barang dan asa yang di hasilkan oleh perusahaan asing yang sedang beroperasi itu pun termasuk dalam konsep ini.<br />
b.Produk Nasional Bruto<br />
Nilai prodak suatu barang dan jasa yang di hasilkan oleh penduduk suatu negara(nasional) selama satu tahun termasuk hasil prodak barang dan jasa yang di hasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri,tapi bukan hasil produk perusahaan  asing yang sedang beroperasi .<br />
c.Pendapatan Nasional Netto<br />
Pendapatan yang di hitung menurut jumlah balas jasa yang di terima oleh masyarakat  sebagai pemilik faktor produksi.<br />
d.Pendapatan perseorangan<br />
pendapatan yang di terima oleh setiap orang dalam masyarakat,termasuk pendapatan yang di peroleh tanpa melakukan kegiatan apa pun.<br />
Dalam pendapatan nasional terdapat pendekatan yaitu,pendekatan pendapatan,pendekatan pengeluaran dan pendekatan produksi.<br />
Pada dasarnya pendapatan nasional di lakukan itu bertujuan untuk mengetahui atau untk mengukur tingkat kemakmuran serta pertumbuhan ekonomi di suatu negara,karena tanpa adanya konsep-konsep dalam  pendapatan nasional secara otomtis  kita tidak mengetahui sampai di manakah pertumbuhan ekomi indonesia sekarang ini,selain itu kita dapat mengetahui dan menelaah struktuk perekonomian nasional di indonesia.<br />
trimssss<br />
wassalamualaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: RENI WIDIYANTI</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-353</link>
		<dc:creator>RENI WIDIYANTI</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 11:13:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-353</guid>
		<description>saya di sini ingin berpendapat tentang ketenaga kerjaan di indonesia pada saat ini
Assalamualaikum...
Di sini saya ingin menyampaikan tentang ketenagakerjaan di indonesia.Tenaga kerja adalah faktor yang mutlak diperlukan yang menjadi mesin penggerak roda produksi dalam kegiatan ekonomi,pada umumnya masyarakat harus mampu bekerja untuk menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri maupun orang lain.Banyak masyarakat indonesia yang bekerja di luar negeri hanya untuk mencari pekerjaan dengan bermodalkan kemampuan yang mereka miliki,seperti menjadi pembantu rumah tangga,dan buruh industri.Kebanyakan para TKI/TKW ini berasal dari desa yang pendidikannya masih kurang dan faktor ekonomilah yang menjadi faktor utama,kurangnya lapangan pekerjaan pun menjadi salah satu alasan mereka untuk mencari pekerjaan di luar negeri.Ketenagakerjaan di Indonesia masih kurang optimal karena mempunyai masalah yang beragam seperti:tinggkat pengangguran yang tinggi,tingkat pendidikan dan keterampilan angkatan kerja rendah,penyebaran angkatan kerja tidak merata,perlindungan kesejahteraan tenaga kerja belum maksimal.Tidak hanya itu saja faktor kemiskinan,keadaan masyarakat dan globalisasi pun mempengaruhi tingkat ketenagakerjaan selama ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya di sini ingin berpendapat tentang ketenaga kerjaan di indonesia pada saat ini<br />
Assalamualaikum&#8230;<br />
Di sini saya ingin menyampaikan tentang ketenagakerjaan di indonesia.Tenaga kerja adalah faktor yang mutlak diperlukan yang menjadi mesin penggerak roda produksi dalam kegiatan ekonomi,pada umumnya masyarakat harus mampu bekerja untuk menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri maupun orang lain.Banyak masyarakat indonesia yang bekerja di luar negeri hanya untuk mencari pekerjaan dengan bermodalkan kemampuan yang mereka miliki,seperti menjadi pembantu rumah tangga,dan buruh industri.Kebanyakan para TKI/TKW ini berasal dari desa yang pendidikannya masih kurang dan faktor ekonomilah yang menjadi faktor utama,kurangnya lapangan pekerjaan pun menjadi salah satu alasan mereka untuk mencari pekerjaan di luar negeri.Ketenagakerjaan di Indonesia masih kurang optimal karena mempunyai masalah yang beragam seperti:tinggkat pengangguran yang tinggi,tingkat pendidikan dan keterampilan angkatan kerja rendah,penyebaran angkatan kerja tidak merata,perlindungan kesejahteraan tenaga kerja belum maksimal.Tidak hanya itu saja faktor kemiskinan,keadaan masyarakat dan globalisasi pun mempengaruhi tingkat ketenagakerjaan selama ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rina Puji Lestari (09051086)</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-348</link>
		<dc:creator>Rina Puji Lestari (09051086)</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 05:31:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-348</guid>
		<description>Saya ingin mengomentari tentang mata kuliah tanggal 27 april 2010
ACFTA ???; apa itu ACFTA
ACFTA yaitu Asean China Free Trade Area / kesepakatan perdagangan bebas negara Asean dan China.
Berdasar fakta atau berita yang ada dimedia cetak maupun elektronik bahwa banyak kalangan dari industri, para buruh atau pekerja, maupun kalangan kecil masyarakat kurang setuju adanya ACFTA. Karena dengan adanya perdangangan bebas produk - produk china dengan mudahnya masuk diindonesia dan menguasai bagian pemasaran barang serta bersaing dengan produk dalam negeri. Padahal kwalitas produk dalam negeri tidak kalah bagusnya juga akan tetapi produk china harganya relatif lebih murah dikarenakan biaya produksi rendah. Jadi produk dalam negeri kalah bersaing diakibatkan biaya produksi yang masih tinggi. Akan tetapi tidak semua produk china bermutu atau bagus.
Jadi beberapa dampak adanya ACFTA
1.Pendapatan dalam negeri mengalami penurunan dalam omset penjualan karena banyak konsumen yang beralih atau membeli produk dari luar yang harganya lebih murah
2.Banyak buruh atau karyawan yang diPHK atau diberhentikan karena perusahaan tempat meraka bekerja bangkrut karena kalah dalam bersaing
Dan masih banyak lagi dampak adanya ACFTA
 Apa yang harus dilakukan untuk memggapi hal-hal tersebut diatas, selain kita memakai produk dalam negeri...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin mengomentari tentang mata kuliah tanggal 27 april 2010<br />
ACFTA ???; apa itu ACFTA<br />
ACFTA yaitu Asean China Free Trade Area / kesepakatan perdagangan bebas negara Asean dan China.<br />
Berdasar fakta atau berita yang ada dimedia cetak maupun elektronik bahwa banyak kalangan dari industri, para buruh atau pekerja, maupun kalangan kecil masyarakat kurang setuju adanya ACFTA. Karena dengan adanya perdangangan bebas produk &#8211; produk china dengan mudahnya masuk diindonesia dan menguasai bagian pemasaran barang serta bersaing dengan produk dalam negeri. Padahal kwalitas produk dalam negeri tidak kalah bagusnya juga akan tetapi produk china harganya relatif lebih murah dikarenakan biaya produksi rendah. Jadi produk dalam negeri kalah bersaing diakibatkan biaya produksi yang masih tinggi. Akan tetapi tidak semua produk china bermutu atau bagus.<br />
Jadi beberapa dampak adanya ACFTA<br />
1.Pendapatan dalam negeri mengalami penurunan dalam omset penjualan karena banyak konsumen yang beralih atau membeli produk dari luar yang harganya lebih murah<br />
2.Banyak buruh atau karyawan yang diPHK atau diberhentikan karena perusahaan tempat meraka bekerja bangkrut karena kalah dalam bersaing<br />
Dan masih banyak lagi dampak adanya ACFTA<br />
 Apa yang harus dilakukan untuk memggapi hal-hal tersebut diatas, selain kita memakai produk dalam negeri&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sulistya nur rahmawati, mj 09</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-342</link>
		<dc:creator>sulistya nur rahmawati, mj 09</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 06:12:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-342</guid>
		<description>&#039;Penyebab banyaknya pengangguran dan sempitnya lapangan kerja di bumi Indonesia&#039;
melihat deretan pengangguran di negeri tercinta ini yang hampir menembus angka 10 juta jiwa, membawa kita pada &#039;apa sih yang sebenarnya membawa Indonesia kepada keadaan seperti itu?&#039;
kemungkinan, pengangguran disebabkan oleh apa yang ada dalam diri manusia itu sendiri, seperti sifat malas, adanya cacat fisik yang menghambat bisanya dia mendapatkan pekerjaan yang layak, dan mungkin juga karena rendahnya tingkat pendidikan maupun keterampilan yang dimilikinya.
TAPI, MUNGKIN JUGA PENGANGGURAN TERJADI KARENA SISTEM SOSIAL DAN EKONOMI YANG BERKEMBANG DI BUMI TERCINTA INI.....
Ketika kita melihat banyaknya para pencari kerja dan sedikitnya lapangan kerja yang bisa menampung mereka. dan tentu saja bagi mereka yang tidak tertampung akan terpinggirkan dan bekerja dalam sektor informal yang lemah dimata hukum, lemah dalam akses pasar, dan lemah pembiayaan.....
KEBIJAKAN pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat juga menjadi penyebab semakin banyaknya pengangguran dan terjadinya ketimpangan di berbagai sektor. Kebijakan Pemerintah yang lebih menekankan pada pertumbuhan ekonomi bukan pemerataan membuat rakyat kita semakin menderita.
selain itu pertumbuhan uang yang pesat di sektor non real (bursa efek, saham, dll) menyebabkan harta hanya beredar di segelintir orang saja, tentu saja yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin.
seharusnya pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab atas semua warganya (termasuk juga mereka yang menganggur). 
seharusnya pemerintah memberikan sarana dan prasarana untuk bekerja bagi seluruh elemen masyarakatnya tanpa kecuali.
pemerintah seharusnya memberikan jaminan pendidikan, dan keterampilan bagi warganya, sehingga tidak ada alasan lagi, pengangguran terjadi karena pendidikan yang rendah serta tidak adanya atau kurangnya keterampilan yang dimiliki.
seharusnya pemerintah bersikap adil dalam berpihak kepada buruh maupun kepada pengusaha. maka seharusnya yang ada adalah adanya hubungan saling menguntungkan diantara mereka.
selain itu BEBASKAN BUMI PERTIWI INI dari PARA KOLONIALIS (word bank, AS, MNC, dan segala yang berhubungan dengan imperialisme)!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8216;Penyebab banyaknya pengangguran dan sempitnya lapangan kerja di bumi Indonesia&#8217;<br />
melihat deretan pengangguran di negeri tercinta ini yang hampir menembus angka 10 juta jiwa, membawa kita pada &#8216;apa sih yang sebenarnya membawa Indonesia kepada keadaan seperti itu?&#8217;<br />
kemungkinan, pengangguran disebabkan oleh apa yang ada dalam diri manusia itu sendiri, seperti sifat malas, adanya cacat fisik yang menghambat bisanya dia mendapatkan pekerjaan yang layak, dan mungkin juga karena rendahnya tingkat pendidikan maupun keterampilan yang dimilikinya.<br />
TAPI, MUNGKIN JUGA PENGANGGURAN TERJADI KARENA SISTEM SOSIAL DAN EKONOMI YANG BERKEMBANG DI BUMI TERCINTA INI&#8230;..<br />
Ketika kita melihat banyaknya para pencari kerja dan sedikitnya lapangan kerja yang bisa menampung mereka. dan tentu saja bagi mereka yang tidak tertampung akan terpinggirkan dan bekerja dalam sektor informal yang lemah dimata hukum, lemah dalam akses pasar, dan lemah pembiayaan&#8230;..<br />
KEBIJAKAN pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat juga menjadi penyebab semakin banyaknya pengangguran dan terjadinya ketimpangan di berbagai sektor. Kebijakan Pemerintah yang lebih menekankan pada pertumbuhan ekonomi bukan pemerataan membuat rakyat kita semakin menderita.<br />
selain itu pertumbuhan uang yang pesat di sektor non real (bursa efek, saham, dll) menyebabkan harta hanya beredar di segelintir orang saja, tentu saja yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin.<br />
seharusnya pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab atas semua warganya (termasuk juga mereka yang menganggur).<br />
seharusnya pemerintah memberikan sarana dan prasarana untuk bekerja bagi seluruh elemen masyarakatnya tanpa kecuali.<br />
pemerintah seharusnya memberikan jaminan pendidikan, dan keterampilan bagi warganya, sehingga tidak ada alasan lagi, pengangguran terjadi karena pendidikan yang rendah serta tidak adanya atau kurangnya keterampilan yang dimiliki.<br />
seharusnya pemerintah bersikap adil dalam berpihak kepada buruh maupun kepada pengusaha. maka seharusnya yang ada adalah adanya hubungan saling menguntungkan diantara mereka.<br />
selain itu BEBASKAN BUMI PERTIWI INI dari PARA KOLONIALIS (word bank, AS, MNC, dan segala yang berhubungan dengan imperialisme)!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aN_eaSt'h</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-338</link>
		<dc:creator>aN_eaSt'h</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 05:58:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-338</guid>
		<description>ada lagi pak.... jenis usaha seperti apa yang kini dapat kita gunakan sebagai senjata andalan ita untuk menyaingi produk China?? sementara dari peniti hingga hp semua dibajak abiz olehnya...
ada lagi yang bikin dongkol Indomaret ijin di permudah hingga 24 jam padahal keberadaan indomaret sudah jelas mematikan potensi usaha penduduk sekitar yang diam2 telah merayap?? apa yang membiat kita untuk optimis berkembang???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada lagi pak&#8230;. jenis usaha seperti apa yang kini dapat kita gunakan sebagai senjata andalan ita untuk menyaingi produk China?? sementara dari peniti hingga hp semua dibajak abiz olehnya&#8230;<br />
ada lagi yang bikin dongkol Indomaret ijin di permudah hingga 24 jam padahal keberadaan indomaret sudah jelas mematikan potensi usaha penduduk sekitar yang diam2 telah merayap?? apa yang membiat kita untuk optimis berkembang???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aN_eaSt'h</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-337</link>
		<dc:creator>aN_eaSt'h</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 05:48:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-337</guid>
		<description>asalamualaikum...
saya tidak ingin banyak bicara soal perekonomian yang makin hari makin memuakkan. saya dengan jujur hanya mampu bilang saya sudah cukup lelah bicara hal yang tak pasti kita pegang, soal produk cina,kenaikan HET, ijin indomaret yang dipermudah dll
semuanya hanyalah manupulasi dan pemainan orang2 yang mementingkan kantonya untuk memperkaya diri. bukan kah itu bukan wewenang kita yang sulit kita sentuk kesana. apa daya tangan tak sampai??? apa yang bisa kita lakukan selain KOWAR-KOWAR di dalam kelas sementara petani, pengusaha kecil dan perajin butuh ilmu lebih?? bukan hanya untung rugi tapi kini semua merupakan tindakan politik yang tak berujung positif bagi kita...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asalamualaikum&#8230;<br />
saya tidak ingin banyak bicara soal perekonomian yang makin hari makin memuakkan. saya dengan jujur hanya mampu bilang saya sudah cukup lelah bicara hal yang tak pasti kita pegang, soal produk cina,kenaikan HET, ijin indomaret yang dipermudah dll<br />
semuanya hanyalah manupulasi dan pemainan orang2 yang mementingkan kantonya untuk memperkaya diri. bukan kah itu bukan wewenang kita yang sulit kita sentuk kesana. apa daya tangan tak sampai??? apa yang bisa kita lakukan selain KOWAR-KOWAR di dalam kelas sementara petani, pengusaha kecil dan perajin butuh ilmu lebih?? bukan hanya untung rugi tapi kini semua merupakan tindakan politik yang tak berujung positif bagi kita&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Isnawati</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-335</link>
		<dc:creator>Isnawati</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 04:25:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-335</guid>
		<description>Assalamuakaikum wr.wb
Saya ingin berpendapat tentang privatisasi yang sekarang ini semakin berkembang di wilayah indonesia ini,sebenarnya privatisasi merupakan salah satu cara yang di tempuh pemerintah untuk membantu anggaran pemeritah dari tekanan defisit,khususnya dalam menangani anggaran yang ada dalam BUMN namun secara tidak langsung pemerintah telah melakukan penjualan saham khususnya saham persero maupun tentang saham yang ada dalam bentuk energi,penjualan itu di lakukan baik hanya sebagian maupun secara keseluruhan.Secara teori dengan adanya privatisasi itu memunculkan adanya perdagangan bebas atau pasar bebas ,mengembangkan kompetisi kapitalis yang secara otomatis dalam hal ini akan timbulnya adanya persaingan modal, secara tidak lansung menimbulkan ketidaksetujuan bagi mereka yang berada dalam kelompok sosialis yang beranggapan bahwasannya privatisasi adalah suatu hal yang menimbulkan dampak negatif,karena memberikan layanan penting untuk publik kepada sektor privat yang akan menghilangkan kontrol publik dan mengakibatkan kualitas layanan yang buruk,dan masalah privatisasi ini sudah di ibaratkan sebagai obral aset kepada pihak asing yang mana hal tersebut sangat menjadikan kontravensi dari berbagai pihak.
Disisi lain di negara berkembang khususnya Indonesia privatisasi itu sangat tidak jelas kesimpulannya,karena apabila kita lihat ternyata privatisasi itu menimbulkan adanya dampak negatif terhadap dinamika pendapatan di mana kesenjangan antara si kaya dan si miskin itu semakin melebar hal ini bisa terlihat ,karena privatisasi mampu mengambil atau menguasai aset-aset negara yang jatuh kepada orang kaya yang mampu menuai keuntungan selanjutnya dari membeli aset tersebut.
Sebenarnya privatisasi dalam perekonomian indonesia saat  ini di lakukan pemeritah sebagai alternatif pembiayaan dan mengurangi adanya pemborosan yang  ada diBUMN,tetapi privatisasi bukan jalan tebaik untuk menangani itu semua,karena hal itu lagi-lagi rakyat yang menjadi korbannya dan yang menanggung atas apa yang di lakukan oleh pemerintah.
Hal ini terjadi karena pemerintah tidak memiliki adanya kemampuan untuk mengelolah negara,jadi tidak aneh setiap tahun pemerintah  hanya bisa menjual aset/kekayaan dengan cara ugal-ugalan.
Seharusnya apabila pemerintah ingin  melakukan privatisasi itu harus ideal yang mana privatisasi diharapkan mampu mendatangkan manfaat bagi pemeritah dan masyarakat indonesia apabila setelah privatisasi BUMN mampu bertahan hidup dan berkembang di masa depan,mampu menghasilkan keuntungan dapat memperdayakan usaha kecil,menengah dan koperasi serta masyarakat yang ada di sekitarnya.
Terima kasih
Wasalamualaikum wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamuakaikum wr.wb<br />
Saya ingin berpendapat tentang privatisasi yang sekarang ini semakin berkembang di wilayah indonesia ini,sebenarnya privatisasi merupakan salah satu cara yang di tempuh pemerintah untuk membantu anggaran pemeritah dari tekanan defisit,khususnya dalam menangani anggaran yang ada dalam BUMN namun secara tidak langsung pemerintah telah melakukan penjualan saham khususnya saham persero maupun tentang saham yang ada dalam bentuk energi,penjualan itu di lakukan baik hanya sebagian maupun secara keseluruhan.Secara teori dengan adanya privatisasi itu memunculkan adanya perdagangan bebas atau pasar bebas ,mengembangkan kompetisi kapitalis yang secara otomatis dalam hal ini akan timbulnya adanya persaingan modal, secara tidak lansung menimbulkan ketidaksetujuan bagi mereka yang berada dalam kelompok sosialis yang beranggapan bahwasannya privatisasi adalah suatu hal yang menimbulkan dampak negatif,karena memberikan layanan penting untuk publik kepada sektor privat yang akan menghilangkan kontrol publik dan mengakibatkan kualitas layanan yang buruk,dan masalah privatisasi ini sudah di ibaratkan sebagai obral aset kepada pihak asing yang mana hal tersebut sangat menjadikan kontravensi dari berbagai pihak.<br />
Disisi lain di negara berkembang khususnya Indonesia privatisasi itu sangat tidak jelas kesimpulannya,karena apabila kita lihat ternyata privatisasi itu menimbulkan adanya dampak negatif terhadap dinamika pendapatan di mana kesenjangan antara si kaya dan si miskin itu semakin melebar hal ini bisa terlihat ,karena privatisasi mampu mengambil atau menguasai aset-aset negara yang jatuh kepada orang kaya yang mampu menuai keuntungan selanjutnya dari membeli aset tersebut.<br />
Sebenarnya privatisasi dalam perekonomian indonesia saat  ini di lakukan pemeritah sebagai alternatif pembiayaan dan mengurangi adanya pemborosan yang  ada diBUMN,tetapi privatisasi bukan jalan tebaik untuk menangani itu semua,karena hal itu lagi-lagi rakyat yang menjadi korbannya dan yang menanggung atas apa yang di lakukan oleh pemerintah.<br />
Hal ini terjadi karena pemerintah tidak memiliki adanya kemampuan untuk mengelolah negara,jadi tidak aneh setiap tahun pemerintah  hanya bisa menjual aset/kekayaan dengan cara ugal-ugalan.<br />
Seharusnya apabila pemerintah ingin  melakukan privatisasi itu harus ideal yang mana privatisasi diharapkan mampu mendatangkan manfaat bagi pemeritah dan masyarakat indonesia apabila setelah privatisasi BUMN mampu bertahan hidup dan berkembang di masa depan,mampu menghasilkan keuntungan dapat memperdayakan usaha kecil,menengah dan koperasi serta masyarakat yang ada di sekitarnya.<br />
Terima kasih<br />
Wasalamualaikum wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: puput astiyani</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-326</link>
		<dc:creator>puput astiyani</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 03:38:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-326</guid>
		<description>Perberdayaan intelektual, institusional serta material
Assalamuallaikum wr. Wb
Tentang Pembangunan desa  yang belum dilakukan secara optimal serta pembangun yang cenderung ke kota pada dasarnya bukanlah hanya cenderung kekota melainkan pemerintah daerah itu kurang sigap terhadap pembangunan  daerah contohnya desa. Pada dasarnya dana yang telah diturunkan oleh kota malah diperlambat oleh pemerintah daerah .Kenapa mesti kita harus diatur dengan hukum??padahal yang merubah ekonomi masyarakat Kmbli pada masyarakatnya itu sndiri tanpa ada hukum masyarakat berfikir sendiri apa yang seharusnya mereka lakukan dari pada di buat rukun tidak diabaikan masyarakat. 
Pada dasarnya intelektual kembali pada individu, bagaimana menanggapi fenonema ekonomi masyarakat? karena apabila kita menuntun individu itu berfikir secara intelektual itu malah tidak mendapat hasil yang maksimal karena bukan dari ini sendiri. Memag benar dikota jogyakarta kemajuan kotanya memunculkan varias-variasi  yaitu pada sektor informal.
Selanjutnya jogyakarta juga kota yang mementingkan kepada perdagangan jasa pariwasata dan pendidikan. Problem yang dialami oleh tidak adanya kapital!! memang betul tidak ada hubungannya, saling silang.
terima kasih
wassalamuallikum wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perberdayaan intelektual, institusional serta material<br />
Assalamuallaikum wr. Wb<br />
Tentang Pembangunan desa  yang belum dilakukan secara optimal serta pembangun yang cenderung ke kota pada dasarnya bukanlah hanya cenderung kekota melainkan pemerintah daerah itu kurang sigap terhadap pembangunan  daerah contohnya desa. Pada dasarnya dana yang telah diturunkan oleh kota malah diperlambat oleh pemerintah daerah .Kenapa mesti kita harus diatur dengan hukum??padahal yang merubah ekonomi masyarakat Kmbli pada masyarakatnya itu sndiri tanpa ada hukum masyarakat berfikir sendiri apa yang seharusnya mereka lakukan dari pada di buat rukun tidak diabaikan masyarakat.<br />
Pada dasarnya intelektual kembali pada individu, bagaimana menanggapi fenonema ekonomi masyarakat? karena apabila kita menuntun individu itu berfikir secara intelektual itu malah tidak mendapat hasil yang maksimal karena bukan dari ini sendiri. Memag benar dikota jogyakarta kemajuan kotanya memunculkan varias-variasi  yaitu pada sektor informal.<br />
Selanjutnya jogyakarta juga kota yang mementingkan kepada perdagangan jasa pariwasata dan pendidikan. Problem yang dialami oleh tidak adanya kapital!! memang betul tidak ada hubungannya, saling silang.<br />
terima kasih<br />
wassalamuallikum wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fickoh budi utami(09051049)</title>
		<link>http://ekonomikerakyatan.com/surat-terbuka-untuk-dosen2-fakultas-ekonomi-se-indonesia.html/comment-page-2#comment-321</link>
		<dc:creator>Fickoh budi utami(09051049)</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 10:33:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomikerakyatan.com/?p=336#comment-321</guid>
		<description>apakah cara ini sudah efektif pak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apakah cara ini sudah efektif pak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

