t Berita « Ekonomi Kerakyatan

Kompas : Tafsir Ulang Sistem Ekonomi Indonesia

Bukittinggi, Kompas Sabtu, 1 Agustus 2009 | 03:02 WIB – Sistem ekonomi Indonesia harus kembali pada penafsiran secara utuh Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

Demikian pandangan yang dominan mengemuka dalam seminar setengah hari mengangkat tema ”Rekonstruksi Sistem Ekonomi untuk Mendukung Daya Saing Indonesia Pascakrisis Ekonomi Global”, yang diselenggarakan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Jumat (31/7) di Bukittinggi, Sumatera Barat. Seminar tersebut merupakan bagian Kongres Ke-17 ISEI yang berlangsung 30 Juli-1 Agustus 2009. more »

Ujung Pandang Express : Kerjasama Pengembangan Desa Inkubator

PAREPARE, Sabtu, 19-04-2008 Upeks–Pemerintah Kota Parepare bersama Pusat Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada (UGM) , berencana melakukan pengembangan desa inkubator di Kota Parepare. Rencana tersebut terungkap dalam presentasi dari Pusat Ekonomi Kerakyatan UGM, yang dibawakan Awan Santoso, di ruang kerja walikota, beberapa hari lalu. more »

UMBY Adakan Pelatihan Social Entrepreneurship

Sedayu (9/6) Seseorang akan menjadi wirausahawan yang berhasil jika mampu membaca, memahami sekaligus mengidentifikasi masa depan, rajin membagun dan memelihara pikiran yang positif sehingga akan melahirkan tindakan, kata dan perbuatan yang baik. Dunia ini akan dikuasai oleh tiga ilmu yaitu Ilmu Kebiologi-an, Ilmu informatika dan Ilmu Mineral. Berwirausaha dengan mengembangkan bisnis ketiga ilmu tersebut jelas akan membawa keuntungan besar. Demikian dikatakan Dr Djoko Wahyono, SU., Apt Rektor UMBY saat membuka pelatihan Social Entrepreneurship yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi prodi Ekonomi Perbankan dan Asuransi Syariah di ruang sidang rektorat Lt III Jl wates Km 10 senin pagi kemarin. more »

Warta Ekonomi : UU Kelistrikan Rugikan Bangsa?

Kamis, 10 September 2009 16:05. Penerapan Undang-Undang Kelistrikan yang disepakati bersama antara Pemerintah dan DPR dikhawatirkan menimbulkan kerugian bagi bangsa. Karena, UU ini menyerahkan pengelolaan listrik kepada swasta.

Awan Santosa, peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada, menyatakan elektrifikasi merupakan tanggungjawab negara bukan swasta. Alasan keterbatasan modal bukan alasan penyerahan hal ini kepada swasta. more »

KR : Petani terpinggirkan – dipandu Jalan Ekonomi Kolonial

30/05/2008 08:48:25 YOGYA (KR) – Pemerintah dinilai tidak cukup konsisten untuk menahan agar bangsa ini tidak lagi berutang ke luar negeri, sehingga debt out standing pemerintah justru naik dari 74,66 miliar dolar AS (2002) menjadi 81,23 miliar dolar AS (Triwulan III 2007). Belum lagi obligasi yang rajin dijual setiap tahunnya ke pasar internasional. Alhasil ‘pendarahan’ APBN terus berlangsung karena seperempatnya untuk membayar cicilan bunga dan pokok utang luar negeri. “Hal ini aneh mengingat tersedianya banyak modal domestik di Indonesia. more »

  • Informasi terbaru

  • Statistik Web

  • baca Juga Tulisan Pembaca

  • Arsip Artikel

  • Ideas